Kamis, November 26, 2020

Piala AFF U18, Sepakbola, dan Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Menakar Jurus Fassone-Mirabelli, Duet Maut AC Milan

Di saat beberapa klub rival masih tertegun dengan begitu cepatnya proses perpindahan Leonardo Bonucci dari Juventus ke AC Milan, tim berjuluk I Rossoneri ini...

Cristiano Lucarelli, Pesepakbola Komunis yang Berbahaya

Nama Cristiano Lucarelli tidak dikenal karena deretan trofi yang ia simpan dalam lemari. Bukan juga karena ia berhaluan kiri. Lebih dari itu, Lucarelli dikenang...

Saatnya Manchester United Bergegas!

Separuh Januari dihabiskan oleh Manchester United untuk menyelesaikan pembelian Alexis Sanchez dari Arsenal. Padahal, pekerjaan rumah skuat asuhan Jose Mourinho ini cukup banyak. United masuk...

Madrid, Juventus, dan Takhayul-Takhayul Itu

Minggu dini hari, 4 Juni 2017, Stadion Millenium Cardiff, Wales, akan menjadi saksi sejarah: Real Madrid ataukah Juventus yang akan menjadi jawara Liga Champions...
Ribut Lupiyanto
Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration); Penggemar Sepakbola

Egy Maulana usai mencetak gol ke gawang timnas Myanmar.

Ajang Piala AFF U18 kembali digelar pada 4 September 2017 sampai 17 September 2017 di Myanmar. Kali ini merupakan pelaksanaan edisi ke-14. Piala AFF U18 mulai digelar sejak 2002 dan rutin diselenggarkan tiap tahun sejak 2005.

Tim Nasional Indonesia tercatat pernah sekali menjadi juara dalam ajang Piala AFF U18 atau dikenal pula Piala AFF U19. Kala itu Garuda Muda yang dikapteni Evan Dimas mengalahkan Vietnam pada babak final yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, tahun 2013. Rekor juara terbanyak dimiliki Thailand dan Australia, masing-masing empat kali.

Piala AFF U18 tahun ini diikuti oleh 11 tim nasional. Indonesia mengirimkan Timnas U19 dan masuk ke dalam grup B bersama tuan rumah Myanmar, Vietnam, Filipina, dan Brunei Darussalam. Laga perdana melawan tuan rumah pada Selasa (5/9) di Thuwunna Stadium dan Indonesia menang dengan skor 2-1.

Timnas Garuda Muda di bawah asuhan pelatih Indra Sjafrie datang ke Myanmar dengan target juara. Indra memiliki keunggulan karena yang menukangi Timnas U-19 kala juara tahun 2013.

Harapannya kesuksesan tersebut dapat diulang tahun ini. Pelatih dingin ini memastikan bahwa tim asuhannya saat ini memiliki kelebihan. Para pemainnya diyakini memiliki kemampuan individu dan intelegensi sedikit di atas Evan Dimas dkk empat tahun lalu.

Tragedi Rohingya

Pelaksanaan Piala AFF U18 kali ini sedikit ternodai oleh tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar. Tentara dan polisi Myanmar melakukan penyerangan, pembakaran permukiman, pemerkosaan, dan pembantaian massal terhadap warga Rohingya.

European Rohingya Council (ERC) melaporkan bahwa jumlah warga yang tewas antara 2.000 dan 3.000 orang di negara bagian Rakhine. Angka ini hanya dalam waktu tiga hari, dari Jumat (25/8) hingga Minggu (27/8) lalu.

Penduduk Rohingya adalah penganut Muslim yang berjumlah sekitar satu juta orang. Warga ini bermukim di negara bagian Rakhine bagian utara yang mayoritas dihuni warga beragama Budha.

Etnis Rohingya tidak pernah diakui sebagai warga negara Myanmar dan dianggap imigran gelap. Pemerintah Myanmar menggunakan dalih berdasarkan undang-undang 1982. UU tersebut mengharuskan etnis minoritas membuktikan diri sudah mendiami Myanmar sebelum 1923 atau sebelum Perang Anglo-Burma pertama.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut Rohingya sebagai etnis yang paling tertindas di dunia. Sebagian besar dari mereka tinggal di negara bagian Rakhine yang terbelakang. Bahasa dengan dialek hampir sama dengan warga Chittagong, Banglades, dan disapa dengan sebutan “Bengali”.

Puncak konflik meletus di negara bagian Rakhine utara, Myanmar, mulai tahun 2012. Konflik terjadi antara orang Buddha Rakhine melawan Muslim Rohingya. Badan PBB urusan pengungsi (UNHCR) melaporkan sekitar 120.000 orang Rohingya mengungsi sejak tahun 2012. Sekitar 300.000 orang Rohingya kini hidup di pesisir selatan Bangladesh yang berbatasan dengan Myanmar.

Sebagian besar warga Rohingya memilih ke Myanmar. Bangladesh sendiri hanya bersedia menampung pengungsi dalam jumlah sedikit sekali. Kebijakannya bahkan secara reguler menghalangi warga Rohingya yang mencoba melintasi perbatasan.

Banyak kajian dan pendapat menyertai dinamika tragedi Rohingya. Aroma kekerasan berbau agama memang lebih menyeruak. Selainnya ada pandangan bahwa kekerasan lebih disebabkan faktor ekonomi dan sumber daya alam. Apa pun itu, atas nama kemanusiaan, pembantaian massal terhadap warga Rohingya patut dikutuk dan mendesak agar dihentikan.

Konstribusi Sepakbola

Sepakbola sebagai olahraga terpopuler di dunia, termasuk Indonesia dan ASEAN, memiliki multidimensi. Sepakbola bukan sekadar olahraga yang hanya bisa dinikmati dan diteropong dalam prestasi kalah-menang. Olahraga ini sejatinya memiliki nilai, spirit, pesan hingga peran yang dapat dioptimalkan dalam berbagai hal, termasuk menyangkut perdamaian dan kemanusiaan.

Lapangan hijau menjadi medan simbolisasi perdamaian dan kemanusiaan. Sekat SARA dan politik lenyap dan tergantikan persatuan. Iklim dan regulasi sportivitas merupakan nilai yang menjunjung kemanusiaan.

Banyak laga amal demi kemanusiaan diselenggarakan melalui sepakbola. Simpati kemanusiaan juga kerap ditampilkan saat laga berlangsung, melalui selebrasi, simbolisasi, maupun koreografi suporter. Bahkan demi protes atas nama kemanusiaan, bisa saja ada aksi boikot pertandingan.
Timnas Garuda Muda memang penting fokus pada kemenangan hingga menggapai asa juara. Namun, kontribusi kemanusiaan juga tidak kalah berharganya untuk dipersembahkan. Apalagi Piala AFF U18 kali ini mendapatkan momentum diselenggarakan di Myanmar dan Timnas di laga perdana melawan Myanmar.

Laga Garuda Muda dan timnas Myanmar tentu menjadi perhatian media lokal hingga internasional. Pesan-pesan kemanusiaan penting diselipkan dalam laga pembuka dan itu terbukti kemarin. Tentu dengan tetap menjunjung sportivitas dan regulasi persepakbolaan internasional.

Suporter membentangkan spanduk maupun peraga lain melalui koreografi menarik yang memberikan pesan kemanusiaan mengecam tindakan Myanmar terhadap warga Rohingya. Pesan tersebut akan lebih sampai jika diberikan dengan simbol yang mengena atau tulisan berbahasa Myanmar dan/atau Inggris.

Pada laga berikutnya, timnas juga dapat menunjukkan keberpihakannya kepada Rohingya yang tertindas dan terbantai dengan menggunakan pita hitam misalnya. Pita hitam selalu menjadi simbol berkabung kemanusiaan karena bencana, kematian, dan sejenisnya.

Pemain-pemain potensial mencetak gol juga penting menyiapkan atraksi dan tulisan pesan kemanusiaan. Biasanya tulisan dibubuhkan pada kaos dalam dan dibuka sesaat setelah mencetak gol. Pernyataan sikap pengecaman dan kepedulian kemanusiaan juga dapat diberikan ketika dilakukan konferensi pers seusai pertandingan maupun wawancara bebas di luarnya.

Hubungan Indonesia-Myanmar turut terimbas menghangat akibat tragedi Rohingya. Aksi simpati dan demonstrasi banyak terjadi di dalam negeri. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara khusus sudah bertolak dan melakukan misi diplomasi ke pemerintah Myanmar menemui Aung San Suu Kyi.

Sepakbola penting memberikan peran, meski tidak langsung dan bersifat simbolik. Namun demikian sportivitas harus tetap diutamakan kala bertanding dengan Myanmar dan timnas negara lain hingga akhir turnamen. Spirit dan kontribusi kemanusiaan dapat menjadi energi tersendiri yang menambah motivasi guna merengkuh juara kembali ke pangkuan Indonesia untuk kedua kalinya.

Ribut Lupiyanto
Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration); Penggemar Sepakbola
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Diego Maradona Abadi, Karena Karya Seni Tak Pernah Mati

Satu kata dalam bahasa Indonesia yang paling menyebalkan buat saya adalah “andai”. Ia hadir dengan dua konsekuensi: (1) memberikan harapan, sekaligus (2) penegasan bahwa...

Fenomena Pernikahan Dini di Tengah Pandemi

Maraknya pernikahan dini menjadi fenomena baru di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, teradapat sebanyak 34.000 permohonan dispensasi perkawinan yang...

Tips Menjaga Kesehatan Saat Tidak WFH di Saat Pandemi COVID-19

Beberapa kantor di Indonesia sudah menerapkan sistem kerja work from home, di mana karyawan bekerja di rumah tanpa perlu ke kantor. Namun, tidak sedikit...

Dampak Video Asusila yang Beredar bagi Remaja

Peristiwa penyebaran video asusila di media sosial masih seringkali terjadi, pemeran dalam video tersebut tidak hanya orang dewasa saja bahkan dikalangan remaja juga banyak...

How Democracies Die, Sebuah Telaah Akademis

Buku How Democracies Die? terbitan 2018 ini, mendadak menjadi perbincangan setelah Anies Baswedan mengunggah sebuah foto di Twitter dan Facebook sembari membaca buku tersebut. Bagi saya,...

ARTIKEL TERPOPULER

Hari Guru Nasional dan Perhatian Pemerintah

Masyarakat Indonesia sedang merayakan hari guru nasional 2019 yang jatuh tepat pada hari senin, tanggal 25 November 2019. Banyak cara untuk merayakan hari guru...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Nyesal, Makan Sop Kambing di Rumah Habib

Hadist-hadist yang mengistimewakan habaib atau dzuriyat (keturunan Nabi Muhammad) itu diyakini kebenarannya oleh sebagian umat Islam. Sebagian orang NU percaya tanpa reserve terhadap hadist...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.