Selasa, Oktober 20, 2020

Negara, Dakwah, dan Kompetensi Penceramah Agama (II-Habis)

Syekh Hasyim Asy’ari dan Spirit Hari Santri

Tanggal 22 Oktober yang dikukuhkan dan dideklarasikan sebagai Hari Santri oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) adalah momentum untuk menghidupkan kembali salah satu peran...

Membangun Desa, Menagih Nawa Cita Jokowi

Pemerintahan Presiden Joko Widodo menyediakan dana lebih banyak untuk pembangunan daerah dan membangun desa. Ini sesuai dengan janji Nawa Cita yang antara lain “membangun...

Indonesia Darurat Kemiskinan dan Kesenjangan [Catatan Sosial 2016]

Sebuah bangsa yang dibangun dengan fondasi sosial yang rapuh, maka peluang untuk bangkit dari keterpurukan niscaya tidak akan mudah, bahkan tidak mustahil terjerumus ke...

Pragmatisme Partai Politik Tidak Selalu Negatif

Menjelang perhelatan politik pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu Presiden (Pilpres), pragmatisme menjadi fenomena yang sangat lekat dengan proses politik. Penentuan siapa yang diusung atau...
Azyumardi Azra, CBE
Azyumardi Azra, CBE
Guru Besar Sejarah Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Rektor IAIN/UIN Syarif Hidayatullah selama dua periode (IAIN,1998-2002, dan UIN, 2002-2006. Guru Besar kehormatan Universitas Melbourne (2006-2009). Dewan Penyantun, penasehat dan guru besar tamu di beberapa universitas di mancanegara; dan juga lembaga riset dan advokasi demokrasi internasional. Gelar CBE (Commander of the Most Excellent Order of British Empire) dari Ratu Elizabeth, Kerajaan Inggris (2010) dll.

Indonesia adalah negara Muslim terbesar atau negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Indonesia sangat beruntung memiliki umat Islam wasathiyah yang setia pada NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Umat Islam Indonesia mandiri, tidak tergantung pada negara dalam mengembangkan Islam dan berbagai lembaga umat. Islam Indonesia memberikan legacy yang sangat besar bagi negara-bangsa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan seperti dakwah, pendidikan, sosial-budaya, ekonomi dan lingkungan hidup.

Umat Islam agar tidak membuat dikotomi binary ‘minna’ versus ‘minhum/’ dengan pemerintah.

Negara dan Dakwah

Umat Islam Indonesia bebas dan mandiri menjalankan dakwah untuk pengembangan dan kemajuan umat tanpa mendapat pendanaan APBN dan APBD. Umat Islam Indonesia bebas dan mandiri mendirikan dan mengembangkan prasarana dakwah dan pendidikan seperti masjid, musala, pesantren, madrasah, sekolah Islam dan sebagainya.

Islam Indonesia sangat kaya dengan legacy: sekitar 800 ribu masjid dan mushalla, sekitar 30 ribu pesantren, lebih 82 ribu madrasah, 47.221+ sekolah Islam, 808 PTAIS. Selain itu masih banyak lembaga lain seperti rumahsakit dan klinik, BMT dan sebagainya.

Negara memberikan kebebasan beragama bagi umat beragama. Indonesia adalah negara di mana dakwah Islam paling semarak baik melalui masjid, mushala, majelis taklim, perkantoran, perusahaan; dan juga melalui media elektronik—TV, internet, Youtube dan media sosial.

Dakwah konvensional dengan da’wah bil lisan, da’wah bil hal, da’wah bil ‘amal harus dikembangkan sesuai tantangan perkembangan agama, sosial-budaya umat Islam dan teknologi komunikasi. Umat Islam Indonesia bebas berdakwah melalui berbagai media: cetak, elektronik (radio, TV, internet dan media sosial).

Negara, Dakwah, dan Penceramah Agama

Negara memberi kebebasan dan kemandirian dakwah sejak zaman penjajahan dan kemerdekaan. Kegiatan dakwah dan ceramah tidak memerlukan izin aparat negara.

Berbeda dengan banyak negara Muslim lain, penceramah agama tidak perlu memiliki izin dari lembaga pemerintah atau semi-pemerintah.

Dalam perkembangan dan dinamika agama, dan sosial-budaya, semakin banyak muncul penceramah agama dengan latar belakang pendidikan dan sosial-budaya beragam.

Dinamika politik di Indonesia dan dunia Muslim lain juga sangat mempengaruhi penampilan dan ekspresi penceramah agama.

Kompetensi Penceramah Agama

Dakwah kontemporer yang semakin luas dan beragam perlu menjaga keluhuran dakwah dan ketinggian Islam. Oleh karena itu perlu peningkatan kompetensi penceramah.

Kompetensi keilmuan dan kecakapan Islam—harus memiliki pemahaman Islam komprehensif, tidak sepotong-sepotong, adhoc dan bermuatan politik ideologis dan kekuasaan. Kompetensi pendekatan dan metodologi dakwah—cara komunikasi dan penyampaian pesan Islam yang efektif.

Kompetensi akhlaqul karimah—sosok teladan dalam integritas keislaman, kesesuaian perkataan dan perbuatan dan kemuliaan pribadi.

Penyelenggaraan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama

Sebaiknya tidak dilakukan negara c.q Kementerian Agama baik di pusat maupun di daerah. Sepatutnya dilakukan ormas-ormas Islam yang memiliki lembaga atau divisi dakwah—memiliki pengalaman melatih dan mempersiapkan penceramah agama (Islam wasathiyah).

Dapat bekerjasama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi di PTKIN atau PTKIS, sehingga penceramah dapat memiliki kerangka ilmiah dan akademik dalam berceramah atau berdakwah.

Selain itu, perlu adanya pangkalan data penceramah agama untuk pengembangan kompetensi, pilihan bagi jama’ah dan peningkatan kesejahteraan. Wallahu a’lam bish-shawab.

Artikel sebelumnya:

Harmonisasi Agama, Negara dan Dakwah (I)

Azyumardi Azra, CBE
Azyumardi Azra, CBE
Guru Besar Sejarah Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Rektor IAIN/UIN Syarif Hidayatullah selama dua periode (IAIN,1998-2002, dan UIN, 2002-2006. Guru Besar kehormatan Universitas Melbourne (2006-2009). Dewan Penyantun, penasehat dan guru besar tamu di beberapa universitas di mancanegara; dan juga lembaga riset dan advokasi demokrasi internasional. Gelar CBE (Commander of the Most Excellent Order of British Empire) dari Ratu Elizabeth, Kerajaan Inggris (2010) dll.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

K-Pop dalam Bingkai Industri Budaya

Budaya musik Korea atau yang biasa kita sebut K-Pop selalu punya sisi menarik di setiap pembahasannya. Banyak stigma beredar di masyarakat kita yang menyebut...

Hitam Putih Gemerlap Media Sosial

“Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang menjadikan kita manusia.” Setidaknya begitulah yang dikatakan Jan Koum, pendiri aplikasi Whatsapp yang kini telah mencapai...

Mahasiswa Dibutakan Doktrin Aktivisme Semu?

Aktivisme di satu sisi merupakan “alat” yang bisa digunakan oleh sekelompok orang untuk melakukan reformasi atau perbaikan ke arah baru dan mengganti gagasan lama...

Prekariatisasi Global dan Omnibus Law

"Setuju", dengan intonasi panjang penuh kebahagiaan peserta sidang secara serentak merespons pimpinan demi ketukan palu UU Cipta Kerja atau akrab dikenal sebagai Omnibus Law. Tok,...

Perang dan Cerita

Demonstrasi tolak RUU Cipta Kerja terjadi pada 8 Oktober 2020. Seperti aksi-aksi lainnya, kita barangkali bisa mulai menebak, bahwa sepulangnya nanti, hal-hal yang menarik...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Legacy Jokowi, UU Cipta Kerja dan Middle Income Trap

“Contohlah Jokowi. Lihatlah determinasinya. Visinya. Ketegasannya ketika berkehendak menerapkan UU Cipta Kerja. Ia tak goyah walau UU itu ditentang banyak pihak. Ia jalan terus...

Tanggapan Orang Biasa terhadap Demo Mahasiswa dan Rakyat 2019

Sudah dua hari televisi dihiasi headline berita demonstrasi mahasiswa, hal yang seolah mengulang berita di TV-TV pada tahun 1998. Saya teringat kala itu hanya...

Hakikat Demokrasi

Demokrasi bagi bangsa Indonesia sendiri adalah istilah baru yang dikenal pada paruh abad ke-20. Dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, demokrasi dalam bentuknya yang modern...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.