Selasa, Maret 9, 2021

Makna Ekonomi Pembukaan Mall Era New Normal

Seratus Tahun Kebahagiaan

Tanggal 14 April lalu mestinya Eddie Jaku merayakan ulang tahun ke-100 di kotanya, Sydney, Australia. Pandemi membuatnya mengurungkan niatnya. "Tapi bukan dibatalkan, hanya ditunda,"...

10 Tahun Kepergian Pramoedya Ananta Toer

Beberapa karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer. ALINEATV.COM Penulis dunia yang dilupakan dan diasingkan pemerintah sendiri. Pramoedya Ananta Toer adalah penulis Indonesia yang menjadi lambang dari generasi...

Pendakian Basuki

“Kites rise highest against the wind – not with it” (Winston Churchill) Layang-layang bisa terbang paling tinggi karena menantang angin, bukan mengikutinya. Ini rumus sederhana...

Taktik Conte Setelah Sabtu Malam Kelabu

Antonio Conte mulai merasakan pekan-pekan sulitnya di Liga Premier Inggris. Torehan satu hasil imbang dan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir di liga membuat...
Basrowi
Dr. Dr. Basrowi, M.Pd. M.E.sy. Pemerhati Kebijakan Publik, Alumni S3 Ilmu Sosial Unair Surabaya, alumni S3 MSDM UPI YAI Jakarta, dan alumi PPs Ekonomi Syariah UIN Raden Intan Lampung

Penutupan mal pada pertengahan Maret 2020 memberikan dampak negatif yang sangat besar, bukan hanya pada para pedagang (retailer/tenant), tetapi juga tenaga kerja, pengelola, pemasok, pekerja informal terlibat, dan seluruh pelanggan.

Kinerja seluruh mall di Indonesia mendekati titik nadir, bahkan minus karena tidak ada arus kas masuk sama sekali, sementara itu biaya tetap (fixed  cost) harus dianggarkan manakala menghendaki di saat new normal dapat  melanjutkan usahanya.

Di saat new normal, wacana pembukaan mall Jakarta menguat. Harapannya dapat membantu menggerakkan roda perekonomian nasional dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat.

Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Summarecon Mall Bekasi, untuk mengecek kesiapan pengelola mall dalam memasuki fase new normal sebelum mall dibuka. Pun, kedatangan Presiden ke Stasium MRT juga menunjukkan kesiapan pemerintah untuk memasuki fase new normal di bidang transportasi umum.

Berkaitan dengan pusat perbelanjaan, berbagai persiapan yang harus dilakukan oleh pengelola, seperti pengukur suhu tubuh, pengunjung dan karyawan wajib memakai masker, menyediakan handsanitizer, mengontrol pengunjung untuk selalu menjaga jarak, pembatasan jumlah pemakai lift dan escalator akan dibatasi sehingga seluruh pengunjung bisa menjaga jarak.

Makna Ekonomi

Pembukaan mall akan sedikit mengobati berbagai bisnis yang terkait dari kolap. Meski demikian, banyak pihak memprediksi, pembukaan mall hanya akan sediki membantu sektor tertentu seperti pedagang, pengelola, pemasok, pekerja, dan sektor lain yang berkaitan.

Peningkatan pendapatan para pengecer belum tentu akan sesuai target, karena, pertama, masyarakat yang sadar akan bahaya virus Corona masih enggan ke mall. Apalagi pelanggan yang sudah berumur di atas 45 tahun tidak dianjurkan oleh protokol kesehatan untuk mengunjungi mall. Konsumen belum yakin, mall telah aman dari covid-19. Bahkan masih banyak masyarakat yang berkeyakinan, ketika mall dibuka akan berpotensi menjadi klaster baru. Begitu juga, belum adanya sanksi yang tegas bagi gerai-gerai dan pengunjung yang melanggar protokol kesehatan.

Kedua, daya beli masyarakat juga masih rendah, akibat banyak PHK dan pekerja yang dirumahkan. Pun begitu,  sektor lain banyak yang belum berjalan normal, sehingga pendapatan para retailer belum bisa pulih dengan cepat. Market mall masih akan tertahan sehingga pertumbuhan eknomi belum banyak bergerak ke arah positip.

Ketiga, keyakinan antara konsumen dan dunia usaha belum singkron, karena belum adanya kepastian kapan wabah Covid-19 akan berakhir, sehingga masyarakat akan sangat hati-hati dalam melakukan konsumsi, kecuali barang dan jasa yang sangat dibutuhkan, seperti makanan, obat-obatan, dan suplemen. Hal ini juga akan mengurangi daya beli masyarakat.

Harapan Pemerintah  

Di saat new normal, pemerintah berharap seluruh masyarakat tetap bekerja menggerakkan roda ekonomi, sehingga tetap produktif dalam kondisi aman. Pemerintah menghendaki di fase new normal, muncul kesadaran dan kedisiplinan kuat sehingga RO (Basic reproductive number) bisa ditekan di bawah 1 (satu).

Para remaja yang sudah lama tidak ke mall diprediksi akan berbondog-bondong, meskipun mereka tidak bisa makan di mall dan tidak bisa mencoba baju, termasuk tidak boleh menukarkan barang yang sudah dibeli. Lama berbelanja pun tidak boleh lebih dari 3 jam.

Namun, karena kesadaran masyarakat untuk melaksanakan seluruh protokol kesehatan masih sangat rendah, perlu penambahan petugas keamanan untuk mengontrol, kengingatkan, dan mengawasi penegakan protokol kesehatan di mall.

Kemampuan pemerintah untuk memberikan subsidi kepada seluruh masyarakat terdampak tentu sangat terbatas, sehingga ketika pemerintah telah menggelontorkan berbagai dana sosial selama tiga bulan, tentu menginginkan masyarakat kembali bekerja dan berusaha di era new normal, sehingga ketika berbagai bantuan sosial itu dihentikan tidak akan mengalami gejolak sosial.

Selama ini, berbagai paket kebijakan untuk UMKM seperti kartu prakerja, subsidi tarif listrik, pemberian keringanan pembayaran pajak selama enam bulan ke depan, pemberian relaksasi dan restrukturisasi pembayaran pinjaman, termasuk subsidi suku bunga belum dapat sepenuhnya diterapkan. Oleh karena itu, new normal merupakan jawaban atas semua itu.

UMKM sebagai tenant yang membuka gerai di mall tentu belum sepenuhnya mendapatkan dan memanfaatkan berbagai paket kebijakan itu. Dengan dibukanya kembali mall di saat new normal, memberikan angin segar akan keberlangsungan UMKM yang selama hampir tiga bulan kolap/matisuri.

Para pamasok yang sebelumnya juga berhenti produksi diharapkan dapat mempekerjakan karyawannya kembali sehingga UMKM yang ada di luar mall diharapkan juga mulai bangun dari kondisi mati suri untuk bersama-sama bekerja secara aman di era new normal.

Berbagai sektor informal terkait, seperti pedagang kaki lima, petugas parkir resmi dan liar, kuli angkut, penjual keliling, transportasi menuju dan dari mall, juga darapkan dapat bersemi mulai membuka usahanya.

Semoga saja, dengan kebijakan new normal dan pembukaan kembali mall dan tempat usaha lainnya, akan segera mengembalikan kehidupan seluruh UMKM yang saat ini menyangga 90% perekonomian nasional dan menyerap lebih dari 65% tenaga kerja di Indonesia.

Basrowi
Dr. Dr. Basrowi, M.Pd. M.E.sy. Pemerhati Kebijakan Publik, Alumni S3 Ilmu Sosial Unair Surabaya, alumni S3 MSDM UPI YAI Jakarta, dan alumi PPs Ekonomi Syariah UIN Raden Intan Lampung
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Harap-Harap Cemas Putusan MK pengujian Perubahan UU KPK

Sudah setahun lebih setelah UU No. 19 Tahun 2019 (perubahan UU KPK) disahkan dan bentuk penolakan pun masih senantiasa digulirkan. Salah satu bentuk penolakan...

Mereformulasi Pengaturan Hukum Mitigasi Bencana

Bencana alam seringkali tidak dapat diprediksikan. Dimana jenis bencana alam yang terjadi tersebut turut menimbulkan korban jiwa, kerugian materil ataupun kerugian imateril kepada masyarakat...

Apresiasi dan Masalah Tersisa Pencabutan Perpres Miras

Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas tindakan berani dan jujur Presiden Jokowi untuk mencabut lampiran Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Investasi...

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Dialektika Hukum Kepemiluan

Dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan, hukum dan politik merupakan dua hal yang memiliki keterikatan secara timbal balik. Hubungan timbal balik antara hukum dan politik tersebut...

ARTIKEL TERPOPULER

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Euforia Bahasa Arab

(Ilustrasi) Pameran busana tradisional Arab dalam Pekan Kebudayaan Saudi Arabia di Jakarta, Minggu (27/3). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean. Entah apa yang ada di dalam pikiran sejumlah...

Injil Muslim: Kontroversi Barnabas Revisited

Minggu ini saya mengajar topik "A Muslim Gospel" (Injil Muslim) dalam mata kuliah "Islam and Christian Theology". Saya menugaskan mahasiswa untuk membaca The Gospel...

Madinah, Tinjauan Historis

Yatsrib atau yang sekarang dikenal dengan nama Madinah merupakan salah satu daerah yang subur di Jazirah Arab pada masa itu. Penduduk Madinah sebelum Islam...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.