Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/geotimes/wordpress/wp-content/plugins/Plugin/plug.php on line 23
Okja: Si Babi Super Penyelamat Krisis Pangan Dunia | GEOTIMES
Selasa, Maret 9, 2021

Okja: Si Babi Super Penyelamat Krisis Pangan Dunia

Mengarahkan Arus ala Pidi Baiq

Drunken Monster, Drunken Molen, Drunken Mama, dan Drunken Marmut merupakan Tetralogi Drunken yang ditulis Pidi Baiq sebelum ia menulis Trilogi Dilan: Dilan: Dia Adalah...

Doa yang Tertunaikan, Ode untuk Bohemian Rhapsody

Tiap orang tua menyusup ke hati anaknya lewat doa. Doa tak pernah buruk, hanya kadang sulit dimengerti oleh sang penerima. Itu pula yang dilakukan...

Nyai Ahmad Dahlan dan Amnesia Pahlawan Perempuan

Sosiolog Universitas Indonesia Thamrin Amal Tomagola pernah menyatakan, bangsa Indonesia mengalami amnesia sejarah. Istilah itu merujuk pada orang-orang yang membenci kekuasaan Orde Baru, namun...

Kematian yang Dirayakan

Yang mati tetap mati, tugas mereka yang hidup adalah untuk terus mengingat yang mati. Kalimat ini begitu mengena. Satu di antara banyak kalimat yang...
Avatar
Anzi Matta
Hobi menulis dan menggambar

Okja, babi super, dan gadis Mija dalam film “Okja” [Sumber foto: Hindustantimes.com]
Seekor babi raksasa seberat 4.000 pound atau setara 1.814 kilogram akan menjadi ikon perusahaan makanan multinasional. Dagingnya akan diproduksi secara massal dan akan berada di menu diet favorit penjuru dunia oleh perusahaan makanan multinasional, The Mirando Corp.

 

Pada 2007, perusahaan Mirando hadir dengan wajah baru. Direktur baru Mirando Corp, Lucy Mirando (Tilda Swinton), anak dari pendiri perusahaan, membawa slogan baru perusahaan yang selama ini dianggap kejam dan tidak berprikemanusiaan. Lucy menghadirkan perusahaan yang ramah lingkungan, kode etik yang berbeda dari para direktur pendahulu.

Melihat populasi dunia mencapai tujuh miliar jiwa, 805 juta jumlah kelaparan di dunia setiap harinya, dan termasuk 30 juta orang di Amerika Serikat, Lucy memberikan alternatif makanan baru di tengah krisis pangan dunia. Bermula dari seekor babi super di peternakan di Arizona, perusahaan Mirando merawat babi-babi super dengan penuh kasih sayang. Cara konvensional dibanding perusahaan-perusahaan makanan multinasional lainnya.

26 ekor babi super yang dirawat 26 petani lokal di penjuru dunia, memiliki prinsip ramah lingkungan, alami, dan non-GMO (genetically modified organism). Dunia harus menunggu sepuluh tahun kemudian, tahun 2017, untuk dapat menikmati daging lezat ini.

Ide luar biasa itu berhasil diusung Mirando Corp. Hal ini tidak hanya baik bagi bisnis perusahaan, tetapi juga para konsumen dan lingkungan. Perusahaan menerapkan sistem keberlanjutan.

Sepuluh tahun kemudian, pada 2017, seekor babi super di daerah pegunungan Korea Selatan menjadi sorotan perusahaan. Babi itu dirawat oleh seorang petani dan cucu perempuan bernama Mija (Seo-hyeon Ahn). Babi super dari Korea Selatan itu bernama Okja. Okja memiliki kesehatan yang signifikan daripada babi-babi super lainnya.

Seperti prinsip perusahaan, tiap babi super dirawat dengan penuh kasih sayang. Mija dan Okja adalah sahabat; mereka menghabiskan waktu bersama-sama, mencari makan malam bersama hingga mandi bersama di air terjun dalam hutan.

Kasih sayang Mija telah membuat Okja tidak hanya menjadi babi super raksasa, tapi juga sehat dan bahagia. Bandingkan dengan babi-babi ternak lainnya, yang menghabiskan waktu mereka di kandang sangat sempit hingga penjagalan tiba.

Salah satu pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas babi-babi super ini adalah dokter hewan sekaligus penyayang hewan dalam program televisi, Dr. Johnny Wilcox (Jake Gyllenhaal).

Ya, ini adalah sebuah film. Film yang berbeda daripada film-film lainnya yang pernah Anda tonton sebelumnya. Film ini dibuat oleh sutradara kesayangan Korea Selatan hingga Hollywood, Bong Joon-ho. Okja lebih dari sekadar film tentang persahabatan gadis kecil bersama seekor babi super peliharaannya. Tak juga hanya menyentuh dan indah, namun secara bersamaan aneh, dan dikemas secara cerdas dengan humor satir mengenai kejahatan perusahaan multinasional.

Bong Joon-ho

Seperti Park Chan-wook, tidak ada yang dapat membuat film seperti Bong, yang menggabungkan konsep visual yang indah dengan script yang ditulis secara rapi. Bong dapat membuat film mengenai sisi gelap manusia yang menjadi bahan tertawaan. Sureal. Okja terpilih tujuh nominasi dalam Penghargaan Festival Film Cannes, meski kali ini Bong pulang tanpa salah satu di antaranya.

Memories of Murder (2003), film detektif mengenai pembunuhan berantai berdasarkan kisah nyata di Korea Selatan; The Host (2006), film monster sekaligus film keluarga yang sangat gelap; dan Snowpiercer, film post-apokalips mengenai konflik kelas di dalam sebuah kereta cepat.

Semua terlihat begitu sureal dan dalam film Bong kali ini. Akan ada banyak aksi laga. Tidak seperti film Hollywood laga lainnya yang alurnya mudah kita prediksi, dalam Okja tidak ada plot yang halus, semuanya tidak tertebak. Ketika Okja diambil oleh perusahaan Mirando, Mija berusaha menjemput sahabatnya di Seoul, sebelum Okja diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk kontes hewan ternak.

Di tengah perjalanan, sekumpulan orang-orang dengan penutup kepala hitam, dalam van hitam, menghentikan keberangkatan Okja, melakukan semacam pembajakan. Mereka adalah Animal Liberation Front (ALF) atau Front Pembebasan Binatang, diperankan oleh Paul Dano sebagai aktivis hak binatang.

Meski tampak sureal dan hanya terjadi dalam film, Bong benar-benar melakukan tugasnya, ALF benar-benar ada. ALF adalah sebuah perlawanan internasional, tanpa pemimpin, yang melakukan tindakan ilegal secara langsung dalam menyelamatkan binatang-binatang.

Para aktivis melihat mereka sebagai Underground Railroad (jaringan rahasia dan safe-house yang didirikan di Amerika Serikat pada abad ke-19, dan digunakan oleh budak-budak Afrika-Amerika untuk melarikan diri ke negara-negara bebas) era modern, dengan memindahkan hewan-hewan dari laboratorium dan peternakan, menghancurkan fasilitas, dan mengatur rumah aman dan perawatan bagi para hewan. Orang-orang juga menyebut mereka sebagai teroris karena aksi ilegal mereka.

Bong tidak melakukan semuanya dengan lancar. Bong juga membuat sesuai realitas yang ada, yang mana aksi-aksi revolusioner mereka tidak selalu berjalan mulus.

Secara keseluruhan film ini sungguh luar biasa indah. Bong adalah seorang jenius. Meski begitu, tak semuanya bekerja sebagaimana mestinya. Gyllenhaal, seorang aktor berbakat, harus terlihat gagal di film ini; ia memberikan penampilan yang menjengkelkan daripada menciptakan “karakter menjengkelkan”. Aktingnya tak lebih seperti Ace Ventura yang mabuk, namun dalam artian yang buruk.

Okja sangatlah menyentuh, tetapi ini juga bukanlah film yang mungkin “cocok” bagi anak-anak Anda di rumah, karena ada bagian-bagian pembantaian babi-babi super ini dengan cara yang sangat mengerikan. Jika menonton ini bersama anak Anda, mungkin mereka akan menjadi vegan setelahnya. Tetapi tidak, Bong tidak menunjukkan Okja sebagai polemik untuk menentang demi memakan hewan.

Penulis skenario, Jon Ronson, mengatakan bahwa pesan film tersebut tidak tepat jika ditujukan sebagai pro-vegan: itu terlalu sederhana. “Orang-orang baik dalam ini makan daging. Lebih tepatnya, Okja adalah rumusan provokatif tentang kekejaman kapitalisme Amerika, atas semua kekejaman yang akan kita tolerir demi burger yang nikmat atau mungkin iPhone terbaru.”

Okja adalah sebuah film dengan ide orisinil yang segar dan layak untuk Anda tonton di tahun 2017 ini.

Avatar
Anzi Matta
Hobi menulis dan menggambar
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Apresiasi dan Masalah Tersisa Pencabutan Perpres Miras

Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas tindakan berani dan jujur Presiden Jokowi untuk mencabut lampiran Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Investasi...

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Dialektika Hukum Kepemiluan

Dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan, hukum dan politik merupakan dua hal yang memiliki keterikatan secara timbal balik. Hubungan timbal balik antara hukum dan politik tersebut...

Ujian Kedewasaan Digital Kita

Teknologi digital diciptakan agar tercapai pemerataan informasi tanpa pandang bulu, namun sayangnya kini dampak negatif yang tak terelakkan adalah munculnya disinformasi, berita bohong, hingga...

Toxic Masculinity dalam Patriarki

Sebelumnya, saya ingin menghimbau bahwa topik ini merupakan pembahasan yang sensitif dan masih dipandang tabu dari beberapa kalangan. Tulisan ini berupa opini saya mengenai...

ARTIKEL TERPOPULER

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Euforia Bahasa Arab

(Ilustrasi) Pameran busana tradisional Arab dalam Pekan Kebudayaan Saudi Arabia di Jakarta, Minggu (27/3). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean. Entah apa yang ada di dalam pikiran sejumlah...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Madinah, Tinjauan Historis

Yatsrib atau yang sekarang dikenal dengan nama Madinah merupakan salah satu daerah yang subur di Jazirah Arab pada masa itu. Penduduk Madinah sebelum Islam...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.