Jumat, Januari 22, 2021

Air dan Kekacauan Mental

Nahdlatul Ulama Pasca Wafatnya KH Maimoen Zubair

Usia KH Maimoen Zubair memang sudah sepuh. Sembilan puluh tahun adalah usia yang panjang. Namun tetap saja berita wafatnya beliau di tanah suci Mekkah...

Pendidikan di Era Disrupsi (Catatan Karya Yudi Latif)

Yudi Latif lebih muda 10 tahun dari saya. Dan walau saya, tentunya, lebih awal menulis, Yudi jelas jauh lebih produktif. Dua bulan lalu, saya diminta...

Partisipasi Pemilih Rendah, Tanggung Jawab Siapa?

Setelah pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak beberapa hari lalu, topik partisipasi pemilih masih menjadi perbincangan hangat di tengah publik. Mengapa target partisipasi memilih dalam...

Koran Tumbang, Jurnalisme Bertahan

Pada tahun 2014, Serikat Perusahaan Pers (dahulu Serikat Penerbit Suratkabar – SPS) menerbitkan sebuah buku kecil berjudul Umur Koran Masih 100 tahun. Buku kecil...
Hamid Basyaib
Aktivis dan mantan wartawan; menerbitkan sejumlah buku tentang Islam, masalah-masalah sosial, dan politik internasional.

Jika seseorang mulai terlihat pelupa, mudah bingung, gelisah, emosinya tidak stabil, gampang tersinggung, bahkan merasakan nyeri dada, apa yang sesungguhnya sedang terjadi pada dia?

Mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran biasanya menjawab: mungkin ada tumor di otak orang itu, mungkin juga itu gejala Alzheimer. “Salah,” kata Dr. Arnaldo Lichtenstein, dari Universitas Sao Paolo, Brazil.

Ada tiga kemungkinan penyebab yang paling lazim, katanya: diabetes yang tak terkendali, infeksi saluran kemih, dan, ini yang paling mengejutkan dan mudah kita atasi: dehidrasi alias kekurangan cairan tubuh.

Pada usia 50, cadangan cairan di tubuh manusia bisa berkurang hingga 50 persen. Masalahnya: kebanyakan orang tidak menyadari hal ini. Tampilan fisik mereka pun biasa saja, seolah tak ada problem apapun. Tapi di level mental, dehidrasi bisa berakibat fatal. Terjadi ketimpangan mekanisme internal.

Karena tidak merasakan sesuatu yang buruk, orang tidak merasa perlu minum banyak cairan untuk mengkompensasi defisit cairan yang alamiah itu. Mereka jarang minum. Lagi pula, mereka memang jarang haus. Jadi tidak ada dorongan untuk minum. Keluarganya pun, karena tidak mengerti dampak buruk dari kekurangan cairan tubuh, tidak mengingatkan pentingnya mengkonsumsi cairan (bisa air, buah-buahan, teh, dan sebagainya).

Kepada mereka yang mulai memasuki usia 50, Dr. Lichtenstein menyarankan: minumlah air (atau cairan lainnya) setidaknya dua jam sekali. Jika orang tersebut lupa, orang lain atau keluarganya penting sekali untuk mengingatkannya.

Dengan tindakan sederhana itu Anda bisa terhindar dari kekacauan mental, termasuk ketidakmampuan berpikir jernih — yang intensitasnya berbeda-beda.

Jika usia Anda di bawah 50, membiasakan diri minum banyak cairan pun tentu saja sangat baik. Enampuluhan persen tubuh kita berupa cairan. Menurut H.H Mitchel dalam Journal of Biological Chemistry 158, otak dan hati terdiri dari 73 persen air; paru-paru 83 persen, otot dan ginjal 73 persen. Bahkan 31 persen bagian dari tulang adalah air.

Logis sekali jika tubuh kekurangan elemen terbesar itu, apalagi hingga separuhnya seperti terjadi pada usia 50 (dan bisa terus berkurang jika ini tidak diatasi!), organ kita — terutama otak — berfungsi kurang dari separuh kapasitasnya.

Itulah penyebab pasangan Anda, orangtua, kerabat, dan mungkin Anda sendiri, suka uring-uringan, mengomel, gelisah, cemas, gampang lupa, mudah marah — ringkasnya: bermental kacau.

Hamid Basyaib
Aktivis dan mantan wartawan; menerbitkan sejumlah buku tentang Islam, masalah-masalah sosial, dan politik internasional.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Capitol, Trump, dan Biden

Menjelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS, 20 Januari ini (Rabu malam waktu Indonesia), Washington kembali tegang. Penyerbuan gedung Capitol, Washington -- simbol demokrasi...

Pelantikan Joe Biden dan Pembangkangan Trump

Pelajaran Demokrasi untuk Dunia yang Terus Berubah Washington tegang menjelang pelantikan Presiden Joe Biden dan Kemala Harris, 20 Januari 2021. Kondisi ini terbentuk akibat pembangkangan...

Proyeksi OPEC, Konsumsi Migas Dunia akan Meningkat

Senin (18/1) penulis berkesempatan untuk memberikan kuliah umum secara daring dengan adik-adik di Politeknik Akamigas Cepu, Jawa Tengah. Maraknya pemberitaan mengenai kendaraan listrik dan...

Revolusi Azyumardi Azra

Ketika masih sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA), setingkat SMA, di Pariaman, Sumatera Barat, Azyumardi Azra mengirim puisi berbahasa Inggris ke Harian The Indonesian...

Towards Success: Re-evaluating Indonesia Ecological Development

Indonesia has long been an active participant of the environmental policy formation and promotion. Ever since 1970, as Dr Emil Salim appointed as the...

ARTIKEL TERPOPULER

Revolusi Azyumardi Azra

Ketika masih sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA), setingkat SMA, di Pariaman, Sumatera Barat, Azyumardi Azra mengirim puisi berbahasa Inggris ke Harian The Indonesian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Pandangan Mochtar Lubis Terhadap Kemunafikan Manusia Indonesia

Pernyataan Mochtar Lubis dalam naskah pidato Manusia Indonesia (kemudian diterbitkan menjadi buku) sampai sekarang pidato ini masih relevan untuk dibahas, baik kalangan awam maupun...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Menyerupai Suatu Kaum: Hadits, Konteks Budaya, dan Tahun Baru 2018

Hanya dengan satu hadits ini, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), banyak ustaz yang lantang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.