Selasa, Maret 2, 2021

Zulkifli Hasan Yakin Pertemuan SBY – Prabowo Tentramkan Hati Rakyat

Habiburokhman Kembali Keluhkan soal Simpang Semanggi

Rabu (3/8) lalu, Habiburokhman yang merupakan politisi Partai Gerindra , sempat membuat geger warganet di Twitter lantaran cuitannya soal Simpang Semanggi. Pada Selasa (2/8) malam,...

Mitigasi Perubahan Iklim Harus Merujuk Kearifan Lokal

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia menegaskan kehadiran Presiden Joko Widodo ke Conference of Parties (COP)21 di Paris sebagai momentum menyampaikan komitmen untuk menurunkan emisi gas...

Dokumen Pengelolaan Hutan Kini Terbuka untuk Publik

Proses panjang selama tiga tahun dalam mendorong keterbukaan informasi di sektor kehutanan menemui titik terang. Hal tersebut tertuang dalam acara serah terima dokumen pengelolaan...

Revisi UU ITE, Pemerintah Didesak Hapus Pasal Pidana

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat didesak untuk segera merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Revisi undang-undang tersebut perlu dilakukan dengan menghilangkan pasal-pasal karet yang...

Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie (kiri) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) dan Menkopolhukam Wiranto (kanan) berbincang disela Forum Penyampaian Laporan Lima Tahun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Jumat (9/6). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/17

Malang, 28/7 – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Zulkifli Hasan menilai pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Cikeas, Bogor memberikan sinyal positif bagi rakyat.

“Ya bagus. Tentu itu akan berikan sinyal positif, tentu rakyat akan jadi ‘adem’,” ujar dia di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur, Jumat.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai bahwa rakyat akan merasa tenteram ketika para tokoh nasional menjalin hubungan baik, dengan saling berkunjung dan bertemu.

“Boleh beda pandangan, boleh beda politik, boleh beda pendapat, tapi hubungan tetap terjaga, silahturahim tetap terjaga. Silahturahim itu baik,” tutur dia.

Menurut dia, pertemuan itu juga bisa menumbuhkan optimisme bagi rakyat, karena di antara perbedaan pandangan yang ada, sikap-sikap para tokoh nasional tersebut juga melambangkan adanya persatuan, kebersamaan, dan saling menghargai di antara mereka.

“Nanti di kegiatan gerak jalan sehat HUT MPR, saya akan undang juga tokoh-tokoh nasional seperti Pak SBY, Pak Prabowo, Mbak Mega, Pak Boediono. Kalau mereka bisa datang, alhamdulillah, senang sekali,” ujarnya.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Gangguan Jiwa Skizofrenia

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan social sehingga individu tersebut menyadari kemampuan diri sendiri. Dapat mengatasi tekanan,...

Mencermati Inflasi Menjelang Ramadhan

Beberapa pekan lagi, Bulan Ramadhan akan tiba. Bulan yang ditunggu-tunggu sebagian umat muslim ini adalah bulan yang istimewa karena masyarakat muslim berusaha berlomba-lomba dalam...

Kasus Khashoggi Makin Mendunia

Hari ini, 1 Maret 2021, Biden mau umumkan resmi di Washington keterlibatan MBS dalam pembunuhan Kashoggi. Menarik. KAS pasti meradang. Ini konflik pertama, yg sulit...

Jujur Itu Hebat, Artidjo Personifikasi dari Semua Itu

Satu demi satu orang tumbang dibekap covid, penyakit lain atau karena usia. Pagi ini saya kembali dikejutkan oleh berpulangnya Artidjo Alkostar, kawan lama yang...

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

ARTIKEL TERPOPULER

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.