Kamis, Februari 25, 2021

Trump Larang Transgender Gabung Militer AS

Bloomberg Sebut Khofifah Simbol Kesuksesan Perempuan di Politik

Jakarta, 12/8 - Media massa asal Amerika Serikat Bloomberg menyebut Khofifah Indar Parawansa sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf...

Pemerintah Susun Regulasi Impor Garam

Jakarta, 25/7 - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menyusun regulasi pengendalian impor komoditas garam dengan berkoordinasi, serta memperkuat sinergi dengan sejumlah instansi terkait...

Doa Tifatul untuk Jokowi: Gemukkan Badannya yang Semakin Kurus

Jakarta, 16/8 - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di MPR Tifatul Sembiring memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta...

Pemerintah Dinilai Pelit Soal Belanja Sosial dan Publik

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla rajin membayar utang luar negeri Indonesia setiap tahunnya, karena sesuai dengan...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas/djo/17

Washington, 26/7 – Presiden Donald Trump mengatakan, Rabu, ia tidak akan mengizinkan kaum ‘transgender’ bergabung dengan militer Amerika Serikat.

Trump beralasan bahwa kalangan transgender (yang perilaku dan penampilannya tidak sesuai dengan peran gender pada umumnya, red) bisa membuat biaya medis membengkak dan menyebabkan kekacauan.

Langkah Trump itu dikecam oleh sejumlah kalangan, yang menganggapnya sebagai “prasangka liar” serta kekerdilan politik.

Bukan pertama kalinya Trump mengincar kaum transgender sejak ia mulai menjabat sebagap presiden AS pada Januari.

Pada Februari, presiden asal Partai Republik itu mencabut perlindungan bagi para siswa transgender. Perlindungan yang sebelumnya diterapkan pada masa pemerintahan presiden Barack Obama itu memberi hak bagi siswa transgender untuk menggunakan kamar kecil sesuai dengan identitas gender yang dimiliki masing-masing.

“Setelah berkonsultasi dengan para jenderal dan pakar militer, tolong diperhatikan bahwa Pemerintah Amerika Serikat tidak akan menerima atau mengizinkan orang-orang yang transgender untuk bergabung dengan militer AS,” tulis Trump dalam serangkaian unggahan di Twitter.

“Militer kita harus memusatkan perhatian pada kemenangan lugas dan kuat dan tidak boleh dibebani dengan biaya pengobatan yang sangat besar dan kekacauan yang bisa disebabkan (orang-orang) transgender di militer,” tulis Trump.

Tindakan Trump itu tampaknya ditujukan untuk menghentikan upaya bertahun-tahun dalam menghapuskan hambatan dalam dinas militer berdasarkan orientasi seksual. Tahun lalu di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama, Pentagon mengumumkan bahwa pihaknya mengakhiri larangan bagi para personel transgender untuk bertugas secara terbuka di militer.

Departemen Pertahanan pada Rabu menyerahkan semua pertanyaan soal keputusan Trump itu kepada Gedung Putih.

“Kami akan memberikan perbaikan panduan kepada departemen dalam waktu dekat,” kata juru bicara Departemen Pertahanan Kolonel Angkatan Laut Jeff Davis.

Pentagon sebelumnya diperkirakan akan mulai membuka pintu bagi kalangan transgender tahun ini, dengan syarat bahwa mereka berada dalam keadaan “stabil” untuk gender yang mereka tentukan selama 18 bulan. Namun, Menteri Pertahanan Jim Mattis pada 30 Juni menyetujui penundaan selama enam bulan terhadap izin merekrut personel transgender ke dalam militer.

(Sumber: Antara/Reuters)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

Asesmen dan Metode Wawancara dalam Psikologi Klinis

Seperti yang kita tahu, bahwa psikologi merupakan sesuatu yang sangat identik dengan kehidupan manusia, karena psikologi berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Psikologi yang kurang baik...

Kajian Anak Muda Perspektif Indonesia

Sejak awal, perkembangan kajian anak muda dalam perspektif Indonesia telah menjadi agenda penting dan strategis. Sebagai bidang penelitian yang relatif baru, tidak dapat dipungkiri...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Revitalisasi Bahasa Daerah Melalui Tradisi Santri

Bahasa daerah merupakan bahasa awal yang digunakan manusia dalam berkomunikasi. Melihat bahasa daerah di Indonesia sangat banyak ragamnya dan merupakan kekayaan budaya Indonesia, seiring...

Kajian Anak Muda Perspektif Indonesia

Sejak awal, perkembangan kajian anak muda dalam perspektif Indonesia telah menjadi agenda penting dan strategis. Sebagai bidang penelitian yang relatif baru, tidak dapat dipungkiri...

Menilik Pencekalan Panglima Gatot

Insiden diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia terjadi hari Sabtu lalu, (21/10/2017) di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kejadiannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.