Senin, Januari 18, 2021

Tarif Listrik Indonesia Termahal di Dunia?

Keberhasilan SDGs Tergantung Jokowi Menggerakkan 34 Menteri

International NGO Forum on Indonesian (INFID) menilai Presiden Jokowi memiliki niat untuk melaksanakan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs di tingkat nasional. Akan tetapi, bagaimana...

Pemerintah Luncurkan Kredit Pembiayaan Ultramikro untuk Pelaku Usaha

Bogor, 14/8 - Pemerintah meluncurkan proyek percontohan pembiayaan kepada pelaku usaha sektor mikro yang tidak memiliki akses kredit dari perbankan atau segmen ultramikro dengan...

Uni Emirat Arab Minati Sektor Penerbangan Indonesia

Jakarta, 17/7 - Uni Emirat Arab (UEA) meminati berinvestasi pada sektor penerbangan di Indonesia atau berencana menambahkan jadwal penerbangan menuju UEA maupun sebaliknya. "Indonesia negara...

Kebijakan Pemerintah Lindungi Buruh Migran Dinilai Setengah Hati

Keputusan pemerintah melindungi buruh migran Indonesia yang bekerja di luar negeri dinilai masih setengah hati. Melalui berbagai upaya, pemerintah pusat telah mengeluarkan sejumlah kebijakan...

Pekerja melakukan perbaikan jaringan kabel listrik di Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (12/7). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/Spt/17.

Jakarta, 7/8 – Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah informasi bahwa harga tarif dasar listrik Indonesia termahal di dunia.

“Mahal di dunia? Saya rasa tidak. Malah harga listrik kita lebih rendah dari yang tertinggi di dunia. Sama Singapura, Malaysia, kita malah lebih rendah,” kata Sekretaris Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Agoes Triboesono kepada Antara di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara penawaran infrastruktur tenaga listrik, Indonesia lebih menarik dibandingkan dengan negara lainnya, misal di tingkat ASEAN.

Selain itu, pada saat ini kondisi internal Indonesia untuk pengembangan tenaga listrik dinilai lebih bagus daripada periode sebelumnya.

Ia menganggap jika ada penelitian tentang perbandingan harga listrik dan menempatkan Indonesia tarifnya paling mahal di dunia maka penelitian tersebut kurang valid atau belum jelas dalam melihat semua variabel yang dilibatkan.

Harga jual listrik kepada masyarakat saat ini per Juli 2017 dibanderol kisaran Rp1.352 per kWh dibandingkan dengan Desember 2016, harga per kWh adalah Rp605. Apabila dibandingkan dengan Malaysia, Negeri Jiran tersebut memiliki harga jual listrik ke masyarakat sebesar Rp1.360 per kWh.

Dilihat lagi dengan negara yang lebih maju, tarif listrik di Amerika Serikat rata-rata tarif listriknya adalah sebesar 10,42 dolar AS per KWH, sementara di Indonesia lebih murah 40 sen atau sebesar 10,2 dolar AS per KWH.

Tarif dasar listrik non-subsidi per Agustus 2017 adalah Rp 1.467,28/kWh. Sedangkan untuk golongan 900 VA yang baru saja mengalami pencabutan subsidi, berlaku tarif sedikit lebih rendah yaitu Rp1.352/kWh.

“Di ASEAN saja harga kita masih kompetitif, bagaimana bisa paling mahal di dunia? Itu tidak valid, tidak benar. Coba saja liat atau cek langsung di sumber-sumber resminya, pasti kita tidak termahal,” tegasnya.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Dilema Vaksinasi dalam Menghadapi Masa Transisi

Pandemi covid-19 telah membawa perubahan kebiasaan yang fundamental dalam kehidupan bermasyarakat. Selama masa pandemi, kebiasaan-kebiasaan di luar normal dilakukan dalam berbagai sektor, mulai dari...

Wacana sebagai Represifitas Tersembunyi

Dewasa ini, lumrah dipahami bahwa represifitas diartikan sebagai tindakan kekerasan yang berorientasi pada tindakan fisik. Represifitas juga acap kali dikaitkan sebagai konflik antara aparatus...

China-Indonesia, Lahir dari Rahim Bulutangkis

Olahraga bukan sekedar cara untuk menjaga kesehatan, juga bukan sebagai hobi yang dinikmati dan sebuah kewajiban rutinitas untuk mencegah berbagai penyakit. Lebih dari itu,...

Penguatan Kebijakan Pelaksanaan Akreditasi RS di Masa Covid-19

Kasus Pandemik Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) kian meningkat dan telah memengaruhi berbagai aspek kesehatan termasuk memengaruhi upaya dalam meningkatkan kualitas layanan fasilitas kesehatan....

Memaknai Syair Lagu Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada

Lagu yang diciptakan oleh musisi terkenal di Indonesia yaitu Ahmad Dhani, melahirkan Sebuah mahakarya lagu yang begitu indah dan memiliki makna yang dalam. Lagu...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Mengapa Banyak Abdi Negara Muda Pamer di Media Sosial?

Apakah kamu pengguna Twitter yang aktif? Jika iya, pasti kamu pernah melihat akun @txtdrberseragam berseliweran di timeline kamu. Sebagaimana tercantum di bio akun ini,...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

penerapan etika bisnis dalam CSR dan lingkungan hidup

Di dalam perkembangan zaman yang semakin maju dan kompetitif menuntut para pembisnis untuk meningkatkatkan daya saingnya. Namun kebanyakan dari mereka masih belum mengerti bagaimana...

Perbedaan; Pendidikan Karakter, Moral dan Akhlak

Kita lihat bila Secara filosofis, terminologi pendidikan karakter, pendidikan moral, pendidikan etika, dan pendidikan akhlak memiliki perbedaan. Terminologi pendidikan moral (moral education) lebih cenderung...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.