Sabtu, Februari 27, 2021

Singapura Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan

Ridwan Kamil Tegaskan Hanya Akan Maju sebagai Cagub Jawa Barat

Bekasi, 3/8 - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan dirinya hanya menghendaki maju sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 dan tidak ingin...

Jokowi Ajak Masyarakat dan Pemerintah Sukseskan Imunisasi MR

Yogyakarta, 1/8 - Presiden Joko Widodo minta masyarakat jangan menganggap remeh penyakit campak dan rubella karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak-anak. Presiden...

Menteri Paparkan Alasan Kemenkumham Tak Beri Remisi Untuk Ahok

Jakarta, 17/8 - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menyatakan pihaknya belum memberikan remisi kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias...

Menteri Basuki Pastikan Pembangunan Tol Bandara – Kota Yogyakarta

Yogyakarta, 12/8 - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa rencana pembangunan jalan bebas hambatan atau jalan tol dari Bandara Kulon...

Ilustrasi Kebakaran Hutan. ANTARA FOTO/Ampelsa/Spt/17

Jakarta, 11/7 – Singapura menawarkan bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Indonesia, kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Jakarta, Selasa.

Tawaran tersebut, kata Menko Polhukam, disampaikan Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura Masagos Zulkifli pada pertemuan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa.

“Singapura tadi memberikan satu penjelasan menyediakan bantuan teknis maupun bantuan ‘equipment’ untuk menanggulangi karhutla kalau diperlukan,” terang Wiranto.

Menurut dia, bantuan tersebut diinisiasi pemerintah Singapura, mengingat negeri Merlion tersebut pada tahun 2015 dan 2016 mendapat kiriman asap dari Indonesia akibat karhutla yang terjadi di Sumatera.

“Saya sampaikan, Indonesia itu juga sangat menderita dengan hutan terbakar dan asapnya ke mana-mana, bukan hanya negara lain. Oleh karena itu, Indonesia sangat serius menangani karhutla,” katanya.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo juga sudah melakukan langkah-langkah yang sangat beragam, mulai mengatasi bagian hulu hingga hilir untuk menanggulangi masalah karhutla tersebut.

“Bahkan, sudah ada satu badan khusus yang menangani masalah ini, yang melakukan pembagian lahan, mengubah petani tradisional yang biasanya membakar hutan menjadi tidak membakar hutan, serta menyediakan lumbung air dan pompa air,” kata Wiranto.

Ia melanjutkan, “Ternyata hasilnya luar biasa, hotspot di beberapa pulau yang biasanya jumlahnya ribuan sekarang tinggal ratusan.” Menko Polhukam juga menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, mantan Menteri Senior untuk Urusan Luar Negeri Singapura itu juga sempat membicarakan potensi perdagangan kelapa sawit antara Indonesia dan Singapura.

“Ada kesediaan kerja sama perdagangan kelapa sawit. Mereka tahu Indonesia punya lahan yang sangat luas untuk pemasaran dan investasi yang cukup besar,” tuturnya.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Berpegangan Tangan dengan Leluhur

Oleh: Arlita Dea Indrianty, SMAN 36 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Bicara tentang Indonesia tidak akan membawa seseorang pada titik...

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.