Minggu, Oktober 25, 2020

Pengampunan Pajak Berpotensi Turunkan Penerimaan Pajak

Mendikbud Akan Wajibkan Sekolah Terbitkan Dua Rapor

Jakarta, 25/7 - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pada Program Penguatan Pendidikan Karakter setiap sekolah wajib menerbitkan dua rapor untuk memantau perkembangan...

Terget Penerimaan Pajak 2016 Terlalu Tinggi

Pemerintah telah menetapkan penerimaan pajak Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 sebesar Rp 1.360 triliun. Jumlah tersebut naik sebesar Rp 66 triliun dari target...

Perpanjangan Kontrak Freeport Harus Penuhi Sejumlah Syarat

Jakarta, 14/8 - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tidak ada masalah jika PT Freeport Indonesia ingin meminta perpanjangan kontrak hingga 2041...

INFID Kecam Deportasi Aktivis Mugiyanto oleh Pemerintah Malaysia

International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) mengecam keras Pemerintah Malaysia yang menahan dan mendeportasi Mugiyanto, Senior Program Officer HAM dan Demokrasi INFID. Direktur Eksekutif...
Avatar
Tito Dirhantoro
Reporter GeoTIMES.

Ilustrasi edukasi kepada masyarakat ihwal pajak di suatu pameran di Jakarta./pajak.go.id
Ilustrasi, Sosialisasi dan edukasi ihwal pajak kepada masyarakat di suatu pameran di Jakarta./pajak.go.id

Rencana pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat yang akan menggulirkan kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak dinilai akan menjadi preseden buruk. Alih-alih dapat menaikkan penerimaan negara dari pajak, yeng terjadi justru dapat mengakibatkan kurangnya penerimaan pajak yang cukup signifikan.

Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan sistem pengampunan pajak memang di negara-negara maju sudah diterapkan dan berhasil. Itu karena mereka memiliki sistem yang sudah bagus. Sementara itu di negara berkembang, sistem tersebut meski dalam jangka pendek akan meningkatkan pajak, dalam jangka panjang justru akan menurunkannya.

“Hal ini bukan tidak mungkin pemberian sistem pengampunan pajak oleh pemerintah nantinya akan gagal. Terlebih sampai saat ini sistem perpajakan di Indonesia masih karut marut. Akibatnya, bukan menambah penerimaan pajak, yang terjadi justru akan menurunkan penerimaan pajak,” kata Yustinus ketika ditemui di Jakarta.

Dia menjelaskan, ada dua hal yang sangat berisiko jika pemerintah benar-benar menerapkan sistem pengampunan pajak, terutama untuk jangka panjang. Pertama, sistem pengampunan pajak akan membuat wajib pajak yang sudah jujur saat ini justru akan menjadi tidak jujur nantinya.

“Terlebih setelah program tax amnesty berakhir, mereka akan mengemplang pajak dan berharap pada masa mendatang pemerintah membuka kembali program ini. Tentu hal ini secara tidak langsung pemerintah bukan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tetapi justru menurunkan tingkat kepatuhan wajib pajak,” tuturnya.

Kedua, pemberian tax amnesty juga dikhawatirkan memberikan indikasi atas peluang dan kemudahan dalam melakukan penggelapan pajak. Hal ini karena semakin besar kemungkinan tax amnesty diberikan pada masa mendatang, wajib pajak cenderung melaporkan penghasilannya kepada negara menjadi lebih sedikit.

Tak hanya itu, lanjut Yustinus, pemberian tax amnesty bisa dipastikan menimbulkan rasa ketidakadilan kepada sesama wajib pajak. Mereka yang selama ini sudah menjadi wajib pajak yang jujur akan merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah. Sebab, nantinya tidak ada hukuman bagi mereka yang telah mengemplang pajak.

“Hal ini justru yang akan sangat mengkhawatirkan lantaran bukan tidak mungkin nantinya bakal menimbulkan terjadinya konflik di antara masyarakat,” ujarnya.

Avatar
Tito Dirhantoro
Reporter GeoTIMES.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Sastra, Dildo dan Evolusi Manusia

Paling tidak, berdasarkan catatan tertulis, kita tau bahwa sastra, sejak 4000 tahun lalu telah ada dalam sejarah umat manusia. Hari ini, catatan yang ditulis...

Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia

Di dalam buku Huntington yang 600-an halaman yang berjudul Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia mengatakan bahwasanya masa depan politik dunia akan...

Di Bawah Erdogan Turki Lebih Tidak Demokratis dari Indonesia

Turki di bawah kepemimpinan Erdogan sering dibanding-bandingkan dengan Indonesia di bawah Jokowi. Perbandingan dan penghadap-penghadapan antara Erdogan dan Jokowi yang sering dilakukan oleh kelompok...

Refleksi Bulan Bahasa: Apa Kabar Perpres 63/2019?

Oktober adalah bulan yang sangat bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pada bulan inilah, 92 tahun silam terjadi peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak lahirnya...

Berlindung di Balik Topeng Kaca, Public Figure juga Manusia

Ketika Candil lewat Grup Band Seurieus, salah satu Band Rock Kenamaan tahun 2000-an awal ini menyuarakan pendapatnya lewat lagu Rocker juga Manusia, saya seratus...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Memperkuat Peran Politik Masyarakat

Salah satu kegagalan konsolidasi demokrasi elektoral adalah tidak terwujudnya pemilih yang cerdas dalam membuat keputusan di hari pemilihan. Menghasilkan pemilih cerdas dalam pemilu tentu...

10 Profesi Keren di Sektor Pertanian

Saudara saya tinggal di sebuah desa lereng Gunung Sindoro. Dari hasil pertanian, dia sukses menyekolahkan salah satu anaknya hingga lulus paska-sarjana (S2) dalam bidang...

Refleksi Bulan Bahasa: Apa Kabar Perpres 63/2019?

Oktober adalah bulan yang sangat bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pada bulan inilah, 92 tahun silam terjadi peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak lahirnya...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.