Banner Uhamka
Selasa, September 29, 2020
Banner Uhamka

Menteri Luhut Klaim Investor Amerika Tertarik Biayai Proyek LRT Jabodetabek

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II Dinilai Tak Efektif

Setelah paket kebijakan ekonomi jilid I, pemerintahan Joko Widodo kembali mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid II. Pemerintah berharap paket kebijakan ekonomi baru ini bisa...

Tiga Provinsi ini Dikaji Sebagai Calon Ibukota

Balikpapan, 13/7 - Presiden Joko Widodo menyebut ada tiga provinsi yang sedang dikaji sebagai ibu kota negara menggantikan Jakarta. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo...

Ada Upaya Kekerasan, Buruh Akan Gugat Apindo

Koalisi buruh dari berbagai aliansi akan menggugat Asosiasi Pengusaha Indonesia baik secara pidana maupun perdata. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk balasan para serikat buruh...

Imparsial: Reformasi TNI di Sektor Keamanan Berlebihan

Direktur Program Imparsial Al Araf mengatakan reformasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia hingga kini belum selesai. Reformasi pada sektor keamanan merupakan yang paling mendesak ...

Suasana pembangunan proyek transportasi masal Light Rail Transit (LRT) di sepanjang Tol Jagorawi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Minggu (23/7). ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/foc/17.

Jakarta, 4/8 – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan struktur pendanaan kereta ringan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi yang minim menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara telah menarik minat perusahaan investasi asal Amerika Serikat Blackrock untuk ikut menanamkan modal.

Luhut saat meninjau proyek LRT Jabodebek di sisi ruas Tol Jagorawi di kawasan Cibubur, Jakarta, Jumat, mengatakan struktur pendanaan proyek tersebut menarik berkat perhitungan matang dengan tingkat pengembalian investasi (Internal Rate of Return/IRR) yang tinggi.

“Saya ingin menginformasikan, Blackrock saja, salah satu manajer keuangan dunia yang punya kapitalisasi 5 triliun dolar AS itu sudah ingin masuk sini, ingin membiayai proyek ini. Karena ini sangat menarik,” katanya.

Mantan Menko Polhukam itu menuturkan struktur pendanaan dengan IRR tinggi itu diperoleh dari penggunaan teknologi persinyalan moving block yang memungkinkan rangkaian kereta bisa mengangkut lebih banyak penumpang. Ia bahkan menyebut hitungan penambahan penumpang dapat menghemat biaya total hingga Rp6 triliun.

Fixed block yang diubah menjadi moving block itu menambah penumpang dari 260 ribuan per hari menjadi 475 ribu orang per hari. Akibatnya penghematan dilakukan di sana sini oleh tim, maka tim ini saya lihat bisa hemat Rp6 triliun,” katanya.

Efisiensi yang ada, juga dinilai membuat proyek tersebut sangat komersial ditambah dengan keterlibatan bank komersial dan jaminan pemerintah.

Kendati demikian, Luhut mengaku Blackrock masih mengkaji untuk masuk dalam pembiayaan proyek tersebut. Ia pun mengatakan perusahaan itu bisa masuk ke proyek mana saja karena itu artinya pemerintah bisa mengurangi proyek-proyek yang menggunakan anggaran negara.

“Mereka sih (masuk) mana saja selama mereka lihat pemerintah buat model bisnis seperti ini. Kami sendiri senang karena selama ini kami sangat banyak gunakan APBN. Dengan begini APBN bisa terkurangi dan kita bisa dapat leverage financing di luar,” katanya.

Proyek dengan struktur pendanaan minim APBN itu, lanjut Luhut, diharapkan nantinya bisa diterapkan untuk proyek serupa di wilayah padat penduduk seperti Bandung, Surabaya, Makassar, Semarang, atau Medan.

“Tidak perlu terlalu banyak mengandalkan APBN lagi, ini sukses, orang sudah melirik,” katanya.

Proyek LRT Jabodebek dikerjakan oleh Adhi Karya sebagai kontraktor dan PT KAI (Persero) sebagai investor sekaligus operator. Dana yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai Rp26,7 triliun yang terdiri atas anggaran negara melalui penyertaan modal negara (PMN) dan kredit perbankan.

Pemerintah menanggung sekitar Rp9 triliun dan sisanya didapatkan dari kredit perbankan dari Bank AMndiri, BRI, BNI, CIMB Niaga dan BCA.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Miskonsepsi Seks dengan Persetujuan

Pada 13 September 2020 lalu, terunggah sebuah kiriman di Instagram yang berjudul “Kupas Tuntas Pakta Integritas UI dan Pendidikan Sex dengan Persetujuan” yang di...

Jika Cantik Hanya Mengikuti Standar Industri

Belakangan ini perbincangan mengenai bagaimana diri kita maupun bagaimana industri mendefinisikan standart kecantikan kembali ramai diperdebatkan. Mulai dari gerakan perempuan dukung perempuan yang dianggap...

Civil Society, Pariwisata Nasional, dan Dikotomi Ekonomi Vs Kesehatan

Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata telah menjadi sumber pendapatan devisa terbesar nomor dua (280 triliun Rupiah pada 2019) di Indonesia untuk kategori non-migas. Ini...

PKI dan Narasi Sejarah Indonesia

Bagaimanakah kita menyikapi narasi PKI dalam sejarah Indonesia? Sejarah resmi mencatat PKI adalah organisasi politik yang telah menorehkan “tinta hitam” dalam lembaran sejarah nasional,...

Janji Manis Penyelesaian HAM

Setiap memasuki bulan September, negeri ini selalu dibangkitkan dengan memori tentang sebuah tragedi kelam yang terjadi sekiranya 55 tahun silam. Peristiwa diawali dengan terbunuhnya enam...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.