Sabtu, Februari 27, 2021

Kemendikbud Prioritaskan Penguatan Vokasi dan Kualitas Guru di 2018

Presiden Jokowi Diminta Kembali ke Poros Maritim

Semasa kampanyenya Pilpres 2014, Joko Widodo berjanji ingin menjadikan Indonesia poros maritim dunia. Namun, sejumlah langkah yang diambil Presiden Jokowi sejauh ini belum menunjukkan...

Presiden Jokowi Bicara Tiga Program Pengentasan Kemiskinan

Jakarta, 25/7 - Presiden Joko Widodo menyoroti tiga program pengentasan kemiskinan yaitu mengenai stabilitas harga, program subsidi dan dana desa, serta bantuan sosial. "Saya ingin...

Penyertaan Modal ke BUMN Membebani APBN

Pemerintah dinilai tidak perlu menyalurkan Penyertaan Modal Negara kepada Badan Usaha Milik Negara setiap tahunnya. Pasalnya, anggaran PMN yang disalurkan tersebut jumlahnya cukup besar....

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Solusi Larangan Cantrang

Jakarta, 24/7 - Solusi efektif terkait dengan larangan alat tangkap cantrang harus segera diterapkan karena regulasi tersebut telah banyak menimbulkan aksi protes nelayan di...

Ilustrasi. Sejumlah guru sedang melayani pendaftaran siswa baru. ANTARA FOTO.

Jakarta, 18/8 – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memprioritaskan program penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas guru dengan memberi perhatian lebih besar pada pembiayaan tahun anggaran 2018.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi di Jakarta, Jumat, menjelaskan Program Prioritas Nasional di bidang pendidikan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 memprioritaskan pendidikan vokasi dan kualitas guru.

Informasi yang dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI menunjukkan Kemendikbud menjadi kementerian kesembilan dengan anggaran terbesar pada 2018 dengan total Rp40,092 triliun.

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk penyediaan 10,4 juta Kartu Indonesia Pintr (KIP) untuk siswa SD, program penguatan pendidikan vokasi seperti penyediaan layanan kursus dan pelatihan kewirausahaan bagi 45 ribu angkatan kerja muda, dan sertifikasi 15.000 orang guru vokasi.

Selain prioritas dua program tersebut, Didik menyebutkan Kemendikbud juga memberikan perhatian pada bidang lain melalui penyelarasan pembangunan pendidikan dan kebudayaan.

Kemendikbud akan melakukan penguatan penjaminan mutu pendidikan. Pembangunan sarana dan prasaranan pendidikan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang diprioritaskan untuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Sedangkan sarana dan prasarana untuk penambahan akses akan diprioritaskan melalui anggaran transfer daerah.

Adapun pembiayaan pembangunan kebudayaan diselaraskan dengan UU Pemajuan Kebudayaan yang baru disahkan pada 2017 dengan peningkatan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan warisan budaya yang didukung dengan sistem registrasi warisan budaya yang terstruktur dan akurat.

Selain itu juga dilakukan peningkatan promosi budaya antarprovinsi dan promosi budaya Indonesia ke mancanegara.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Perempuan dalam Isi Kepala Mo Yan

Tubuh perempuan adalah pemanis bagi dunia fiksi. Kadang diperlakukan bermoral, kadang sebaliknya, tanpa moral. Naluri bebas dari perempuan yang manusiawi, memendam dengki dan membunuh...

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Berpegangan Tangan dengan Leluhur

Oleh: Arlita Dea Indrianty, SMAN 36 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Bicara tentang Indonesia tidak akan membawa seseorang pada titik...

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.