Banner Uhamka
Kamis, Oktober 1, 2020
Banner Uhamka

Jaringan Intelektual Berkemajuan: Ekonomi Kreatif yg Berkepribadian dalam Kebudayaan

Hukum dan Kuasa Politik dalam Kacamata Hukum Kritis

Pansus hak angket DPR RI bertemu dengan napi-napi kasus korupsi di Lapas Suka Miskin guna mengutip keterangan tentang pelaksanaan pemeriksaan kasus-kasus korupsi yang dilaksanakan...

Menonton ‘Dagelan’ Politik SBY di Panggung Kubu Oposisi

Bukan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) namanya kalau tidak pandai baper dan melakukan ‘dagelan’ politik untuk memperkokoh dinasti Cikeas. Setelah bercengkrama dengan Prabowo (Gerindra), dilanjutkan...

Jangan Grusa-Grusu, Saran untuk Kemendikbud

Percepatan penularan Covid-19 di negeri ini masih tinggi. Namun, Presiden Jokowi telah memberi sinyal akan hadirnya kehidupan normal baru sebagai bentuk penyesuaian atas pandemi...

Orang Banten, Jangan Lupa Bahagia!

Beberapa waktu yang lalu, media-media di Banten menurunkan berita yang menyatakan bahwa masyarakat Banten kurang bahagia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), meskipun pada...
Redaksi
Redaksi

Jakarta – Industri dan ekonomi kreatif Indonesia makin kokoh sebagai penopang ekonomi terpenting di luar migas. Demikian diungkapkan Koordinator Nasional Jaringan Intelektual Berkemajuan (JIB) Dr. Abdullah Sumrahadi pada diskusi dan deklarasi JIB untuk Jokowi di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jum’at, 12 April 2019.

Dalam diskusi bertema “Industri dan Ekonomi Kreatif untu Kemajuan Budaya” selain Abdullah, turut menjadi pembicara dan deklarator JIB Budayawan Riki Dhamparan Putra, Dina Afrianty Ph.D Reseach fellow di La Trobe university, Peneliti Senior MAARIF Institute David Krisna Alka, Intelektual Muda Muhammadiyah Hamzah Fansuri, dan Tokoh Seni Heru Joni Putra.

Menurut Abdullah, sektor kreatif kita berkembang sesuai percepatan teknologi dan aplikasi.

“Presiden Jokowi selama pemerintahannya telah membuktikan konsistensi dan ketepatan visi ekonomi untuk membangun ekonomi di bidang ini. Ia telah menjadi tipe ideal seorang pemimpin yang akrab dengan dunia kreatifitas dan memiliki visi yang jelas dalam pembangunan ekonomi kreatif” ungkapnya.

Atas dasar itu, tambah Abdullah, Jaringan Intelektual Berkemajuan menyatakan dukungan kembali pada Bapak Ir.Joko Widodo untuk menjadi Presiden RI periode 2019-2024.

“Kami mendoakan beliau tetap sehat dan terpilih sebagai pemenang dalam Pemilu Pilres yang akan dilangsungkan 17 April 2019” tegasnya.

Tokoh Seni Heru Joni Putra menilai program kebudayaan di era Jokowi, jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Yang jelas, UU Pemajuan Kebudayaan adalah prestasi tak terbantahkan dalam pemerintahan Jokowi, di bawah Kemendikbud RI” tegasnya.

Intelektual Muda Muhammadiyah Hamzah Fansuri menegaskan dengan perhatian yang tinggi pada pertumbuhan ekonomi berbasis digital, Jokowi tidak hanya membuktikan bahwa ekonomi baru ini telah berhasil menyumbang dampak secara nasional terutama menggairahkan industri dan ekonomi kreatif yang digawangi oleh kaum milenial.

“Jokowi juga tak pernah mengabaikan unsur kebudayaan sebagai identitas kebangsaan yang memang niscaya berelasi dengan aktivitas ekonomi kreatif” ungkap Hamzah.

Budayawan Riki Dhamparan Putra menilai pentingnya kebijakan yang tepat bagi mendukung perkembangan bisnis kreatif.

“Pilihan pemerintah untuk menjadikan sektor ini sebagai prioritas primadona ekonomi kerakyatan memang tak keliru.
Kekayaan budaya, keragaman kreatifitas, geografi Indonesia menjadi modal kuat untuk mengembangkan industri dan ekonomi kreatif Indonesia di masa depan” pungkasnya.

Redaksi
Redaksi
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

PKI, HMI, dan NU

Saya pernah membuka kliping koran Kedaulatan Rakyat (KR) tahun 1965-an, dari Januari sampai 30 September di Perpus DIY, Malioboro, tahun 2018. Waktu itu saya...

Dua Perwira di Bawah Pohon Pisang (Kenangan Kekejaman PKI di Yogya)

Yogya menangis. Langit di atas Kentungan muram. Nyanyian burung kutilang di sepanjang selokan Mataram terdengar sedih. What's wrong? Ono opo kui? Rakyat Ngayogyakarta risau, karena sudah...

Pilkada dan Pergulatan Idealisme

Invasi Covid-19 memang tak henti-hentinya memborbardir aspek kehidupan manusia secara komprehensif. Belum usai kegamangan pemerintah terkait preferensi mitigasi utama yang harus didahulukan antara keselamatan...

Menimbang Demokrasi di Tengah Pandemi

Dibukanya pendaftaran peserta pilkada dari tanggal 4 – 6 September lalu diwarnai oleh pelbagai pelanggaran yang dilakukan oleh bakal calon peserta pilkada. Pelanggaran yang...

The Social Dilemma, Algoritma Media Sosial Manipulasi Pengguna

Di masa pandemi virus corona, kita sangat bergantung pada perangkat-perangkat lunak agar kita tetap bisa berhubungan dengan teman, keluarga dan rekan kerja yang tidak...

ARTIKEL TERPOPULER

Pengakuan Pak Harto: Malam Jahanam itu Bernama Kudeta

RAUT wajah Presiden Sukarno tampak menahan kesal teramat sangat. Sambil duduk, ia dihadapkan pada selembar kertas yang harus ditandatangani. Di sisi kanan Bung Besar,...

Pengantar Ilmu Komunikasi

Selain menjadi makhluk individual, manusia pun sebagai makhluk sosial yang senatiasa ingin berinteraksi dengan manusia lainnya. Disisi lain, manusia yang berinteraksi tidak hanya ingin...

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Narasi – Narasi Seputar G-30S 1965

Hingga hari ini, masih banyak masyarakat awam yang percaya bahwa dalang utama dibalik peristiwa G30S adalah PKI. Kepercayaan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kampanye...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.