Kamis, Desember 3, 2020

Indonesia – Afrika Selatan Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi

Lakukan OTT, KPK Segel Kantor Inspektorat dan Kejari Pamekasan

Pamekasan, 2/8 (Antara) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Inspektorat Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, dan ruang kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Rabu. Selain menyegel...

Pramono: Dukungan Parpol kepada Jokowi Wujud Kepuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Jakarta, 2/8 - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan semakin banyaknya dukungan partai politik kepada Joko Widodo untuk pencalonan presiden pada 2019 menunjukkan bentuk kepuasan...

KPK Pertanyakan Izin Hadir Muchtar Effendi di Rapat Pansus KPK

Jakarta, 27/7 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan Kementerian Hukum dan HAM yang mengizinkan Muchtar Effendi hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Pansus KPK...

Presiden: Penyalahgunaan Izin Pengelolaan Hutan Harus Dihentikan

Jakarta, 2/8 - Presiden Joko Widodo memerintahkan penghentian penyalahgunaan izin pengelolaan hutan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017. "Corrective action itu dilakukan pertama untuk perizinan,...

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/ama/17.

Cape Town, 23/7 – Pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan sepakat untuk mengidentifikasi potensi dan peluang kerja sama bidang ekonomi dari kedua negara dalam upaya meningkatkan hubungan perdagangan maupun investasi.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Cape Town, Afrik Selatan, Sabtu waktu setempat, mengatakan, saat ini arah kebijakan pemerintah adalah membuka pasar ekspor nontradisional seperti Afrika Selatan khususnya untuk meningkatkan ekspor nonmigas serta menjalin kerja sama ekonomi dengan mitra baru.

“Afrika Selatan merupakan salah satu negara yang kita perhatikan. Indonesia dan Afrika Selatan akan bekerja lebih dekat dalam mengidentifikasi potensi ekonomi dan juga mencari solusi dari kendala perdagangan, jika ada,” kata Enggartiasto.

Kesepakatan terkait identifikasi tersebut muncul setelah kedua negara melakukan Joint Trade Committee (JTC). Salah satu poin yang akan diidentifikasi oleh kedua negara adalah tingkat kecocokan struktur ekspor impor antara Indonesia dengan Afrika Selatan dan sebaliknya.

Pemerintah Afrika Selatan menyatakan bahwa identifikasi potensi ekonomi perlu dilakukan untuk mencari gambaran apakah selama ini kendala perdagangan akibat permasalahan tariff atau nontariff.

Sementara Indonesia mengharapkan Afrika Selatan untuk bisa memulai perundingan terkait kesepakatan South African Custom Union Preferential Trade Agreement (SACU-PTA). SACU beranggotakan lima negara yakni Botswana, Lesotho, Namibia, Swaziland dan Afrika Selatan.

Bea masuk impor untuk produk Indonesia di Afrika Selatan berkisar 20-40 persen, hal tersebut tentunya mengurangi daya saing produk dalam negeri karena tidak mendapatkan perlakuan yang wajar. Afrika Selatan mengatakan bahwa segala keputusan tentan penyesuaian tariff harus disetujui oleh seluruh anggota SACU.

Keinginan Indonesia untuk mencapai kesepatakan PTA dengan anggota SACU tersebut diharapkan dapat mendukung komunitas bisnis Indonesia dan Afrika Selatan dalam memperbesar pengembangan usaha di kedua negara.

“Pasar Afrika Selatan merupakan salah satu target dan tujuan utama ekspor Indonesia yang diharapkan meningkat untuk kedepannya,” kata Enggartiasto.

Total perdagangan kedua negara pada 2016 baru pada kisaran satu miliar dolar Amerika Serikat. Dari total nilai perdagangan tersebut, nilai ekspor mencapai 727,8 juta dolar AS dan impor senilai290,8 juta dolar AS, sehingga Indonesia mengantongi surplus sebesar 437 juta dolar AS.

Pemerintah Indonesia berupaya untuk meningkatkan nilai ekspor dan juga peluang investasi dari kedua belah pihak. Presiden Joko Widodo dan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma pada Maret 2017 telah melakukan pertemuan bilateral di Jakarta, dan sepakat segera membahas hambatan penurunan tariff atau nontariff untuk produk dan komoditi unggulan.

Produk ekspor Indonesia ke Afrika Selatan antara lain kelapa sawit, karet, otomotif produk, bahan kimia, sepatu, dan kakao. Sementara produk impor Indonesia dari Afrika Selatan adalah bubuk kayu, alumunium, buah-buahan, dan tembaga.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Meneguhkan Keindonesiaan di Tengah Pandemi

Sejak diumumkannya kasus pertama covid 19 di Indonesia pada bulan Maret 2019 silam, perjalanan kasus ini tidak pernah surut. Memasuki bulan Oktober 2020 justru...

Upah Minimum atau Upah Maksimum?

Belakangan ini demo buruh tentang upah minimum mulai sering terdengar. Kenaikan upah minimum memang selalu menjadi topik panas di akhir tahun. Kini menjadi semakin...

Menjatuhkan Ganjar-Jokowi dengan Satu Batu

Saya sebenarnya kasihan dengan Jokowi. Sejak beberapa hari yang lalu organ di bawahnya terlihat tidak bisa kerja. Misalnya soal kasus teroris di Sigi, tim...

Mengapa RUU Minol Harus Disahkan

Pada zaman yang serba modern seperti sekarang ini apa saja dapat dilakukan dan didapatkan dengan mudah karena teknologi sudah semakin canggih. Dahulu untuk mendapatkan...

Pay It Forward Merespon Dampak Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Pay It Forward Pay It Forward merupakan sebuah film asal Amerika Serikat yang sarat pesan moral. Film ini dirilis pada tahun 2000, yang...

ARTIKEL TERPOPULER

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

“Pilkada Pandemi” dan Pertanyaan Soal Substansi Demokrasi

Pilkada sebagai sebuah proses politik di negara demokrasi adalah salah satu wujud terpenuhinya hak politik warga negara, selain terjadinya sirkulasi elite penguasa. Namun di...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.