Minggu, Januari 24, 2021

Hanya 37% Warga Bersedia Melakukan Vaksinasi Covid-19

Kapolri Tanggapi Keinginan Presiden Soal Sinergi Birokrasi

Jakarta, 16/8 - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menanggapi baik atas Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo yang menginginkan sinergi dalam birokrasi yang tergolong sangat...

Warga Bali Menangkan Undian Grand Prize Jakarta Fair

Pengundian hadiah Grand Prize kini telah memasuki minggu yang kedua dan kembali mengundi sebanyak delapan motor, yang dilakukan di area panggung utama pada Minggu...

Ridwan Kamil Kumpulkan Dukungan di Pedesaan Jelang Pilgub Jabar 2018

Bekasi, 5/8 - Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah memperkuat basis dukungan suara dari masyarakat pedesaan dengan memperbanyak agenda silaturahmi menjelang Pemilihan...

Pemda Dinilai Berperan Penting Wujudkan Kota Ramah HAM

International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) bersama Save the Children menyelenggarakan Loka Latih Kabupaten atau Kota Ramah HAM. Loka latih bertujuan untuk memperkuat...
Redaksi
Redaksi

Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan hanya sekitar 37% warga yang menyatakan secara tegas akan melakukan vaksinasi Covid-19 jika vaksin sudah tersedia; selebihnya 17% tidak akan, dan 40% pikir-pikir dulu.

Hal ini disampaikan Manajer Kebijakan Publik SMRC, Tati Wardi, pada rilis daring survei nasional SMRC bertajuk “Kepercayaan Publik Nasional pada Vaksin dan Vaksinasi Covid-19” pada 22 Desember 2020 di Jakarta. Survei nasional SMRC dilakukan pada 16–19 Desember 2020 melalui wawancara per telepon kepada 1202 responden yang dipilih secara acak (random). Margin of error survei diperkirakan +/-2.9%.

Menurut Tati, persentase warga yang bersedia melakukan vaksinasi Covid-19 ini mengalami penurunan dibandingkan hasil survei sebelumnya. “Menurut survei dua pekan lalu, yang bersedia melakukan vaksinasi mencapai 54% dan sekarang hanya 37%,” tambah Tati. “Ini menunjukkan adanya penurunan yang cukup signifikan.”

Survei SMRC juga menunjukkan bahwa mayoritas warga tahu tentang rencana vaksinasi. Mayoritas warga (67%) tahu atau pernah dengar bahwa pemerintah akan memberikan vaksin/vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Yang belum tahu 33%. “Dari yang tahu, mayoritas, sekitar 67%, yakin rencana tersebut akan terealisasi,” kata Tati.

Tati menilai warga pada umumnya memiliki kepercayaan tinggi kepada pemerintah. Survei SMRC juga menunjukkan bahwa sekitar 70% warga percaya/sangat percaya pemerintah mampu menyediakan Vaksin Covid-19 sesuai kebutuhan. Yang tidak percaya dan tak bersikap mencapai 30%.

Namun, dalam pandangan Tati, yang perlu diperhatikan pemerintah adalah temuan survei yang menunjukkan sejauh ini mayoritas warga belum mantap mau divaksin. “Ada sekitar 40% yang menyatakan masih pikir-pikir dulu untuk divaksin, yang menolak 17%; sementara yang tegas menyatakan bersedia melakukan vaksinasi sekitar 37%,” ujar Tati.

Untuk itu, Tati menyarankan pemerintah agar juga menggencarkan sosialisasi agar masyarakat tidak lagi ragu untuk menjalani vaksinasi begitu vaksin Covid 19 sudah tersedia.

“Masyarakat perlu tahu bahwa untuk melawan Covid-19, mayoritas warga harus imun terhadap virus tersebut,” ujar Tati. “Dan cara terbaik untuk mencapai kekebalan mayoritas warga adalah dengan melakukan vaksinasi Covid 19.”

Redaksi
Redaksi
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

The Social Dilemma: Logika Eksploitatif Media Sosial

Seorang teman baru bebas dari dunia gelap. Mengkonsumsi narkoba menjadi gaya hidupnya. Padalah kehidupannya tak terlalu suram bagi ukuran kelas menengah. Tapi kehidupannya itu...

Upaya Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan

Kasus KDRT khususnya terhadap perempuan masih banyak terdengar di wilayah Indonesia. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (6/03/20) juga meluncurkan catatan tahunan (CATAHU) yang...

Capitol, Trump, dan Biden

Menjelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS, 20 Januari ini (Rabu malam waktu Indonesia), Washington kembali tegang. Penyerbuan gedung Capitol, Washington -- simbol demokrasi...

Pelantikan Joe Biden dan Pembangkangan Trump

Pelajaran Demokrasi untuk Dunia yang Terus Berubah Washington tegang menjelang pelantikan Presiden Joe Biden dan Kemala Harris, 20 Januari 2021. Kondisi ini terbentuk akibat pembangkangan...

Proyeksi OPEC, Konsumsi Migas Dunia akan Meningkat

Senin (18/1) penulis berkesempatan untuk memberikan kuliah umum secara daring dengan adik-adik di Politeknik Akamigas Cepu, Jawa Tengah. Maraknya pemberitaan mengenai kendaraan listrik dan...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Revolusi Azyumardi Azra

Ketika masih sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA), setingkat SMA, di Pariaman, Sumatera Barat, Azyumardi Azra mengirim puisi berbahasa Inggris ke Harian The Indonesian...

Menyerupai Suatu Kaum: Hadits, Konteks Budaya, dan Tahun Baru 2018

Hanya dengan satu hadits ini, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), banyak ustaz yang lantang...

The Social Dilemma: Logika Eksploitatif Media Sosial

Seorang teman baru bebas dari dunia gelap. Mengkonsumsi narkoba menjadi gaya hidupnya. Padalah kehidupannya tak terlalu suram bagi ukuran kelas menengah. Tapi kehidupannya itu...

Menilik Pencekalan Panglima Gatot

Insiden diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia terjadi hari Sabtu lalu, (21/10/2017) di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kejadiannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.