Rabu, April 14, 2021

Habiburokhman Kembali Keluhkan soal Simpang Semanggi

Ribuan Tamu Hadiri Upacara Penurunan Bendera di Istana

Jakarta, 17/8 - Ribuan undangan menghadiri upacara penurunan bendera Merah Putih yang digelar di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Kamis, yang dipimpin langsung oleh Presiden...

Imparsial: Utamakan Kesejahteraan Prajurit Dulu

Kementerian Pertahanan berencana menerapkan kewajiban bela negara bagi masyarakat Indonesia, mulai dari tingkatan taman kanak-kanak hingga universitas serta karyawan atau pekerja kantoran. Namun, berbagai...

Mata Kiri Novel Baswedan Akan Dioperasi

Jakarta, 11/8 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa dokter yang merawat Novel Baswedan di Singapura memastikan melakukan operasi besar terhadap mata kiri Novel...

KPK Tanggapi Pernyataan Fahri Hamzah soal Pengobatan Novel Baswedan

Jakarta, 8/8 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah pernyataan yang menyebutkan perawatan penyidik KPK Novel Baswedan dibiayai oleh asing. "Saya kira itu sudah kami infokan...

Habiburokhman.

Rabu (3/8) lalu, Habiburokhman yang merupakan politisi Partai Gerindra , sempat membuat geger warganet di Twitter lantaran cuitannya soal Simpang Semanggi.

Pada Selasa (2/8) malam, Habiburokhman mengeluhkan soal desain jembatan Semanggi yang menyebabkan ia tersasar saat akan menuju ke arah Menteng.

“gara2 naik jembatan semanggi malah salah arah, mau ke Menteng jadi ke arah Senayan , ini siapa sich penggagasnya ?” ujar Habiburokhman di akun Twitter-nya @habiburokhman.

Hingga Jumat (4/8), tweet tersebut telah dibalas lebih dari 2.600 kali.

Siang ini, Habiburokhman kembali melontarkan cuitan soal Simpang Semanggi di akun Twitter-nya. Berbeda dari cuitan sebelumnya, kali ini Habiburokhman tak lagi kesasar di jembatan tersebut.

Sama seperti sebelumnya, tweet Habiburokhman kali ini pun ditanggapi sinis oleh warganet.

“Awas nyasar lagii pak, masih linglung kan…,” ucap akun @ryansukat26.

“Pake pintu Doraemon pak, praktis ga ribet, ga akan nyasar pula,” ucap akun @MochamadRezha.

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Menolak lupa: Seputar Perjalanan Covid-19 di Indonesia

Tidak terasa kasus pandemi Covid-19 di Indonesia hampir berusia 1 tahun. Apabila kita ibaratkan sebagai manusia, tentu pada usia tersebut belum bisa berbuat banyak,...

Eren Yeager, Kesadaran dan Kebebasan

Pemberitahuan: esai ini terdapat cuplikan cerita Attack on Titan (AoT) episode 73. Pada musim akhir seri AoT, Eren Yeager tampil dengan kondisi mental yang jauh lebih...

Dibalik Kunjungan Paus Fransiskus ke Timur Tengah

  Tak dapat disangkal kekristenan bertumbuh dan berkembang dari Timur Tengah. Sebut saja, antara abad 1-3 masehi, kekristenan praktisnya berkembang pesat di sekitar wilayah Asia...

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Bagaimana Cara Mengatasi Limbah di Sekitar Lahan Pertanian?

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani. Pada bidang pertanian terutama pertanian konvensional terdapat banyak proses dari penanaman hingga pemanenan,...

ARTIKEL TERPOPULER

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Peranan Terbesar Manajemen Dalam Bisnis Perhotelan

Melihat fenomena sekarang ini mengenai bisnis pariwisata di Indonesia yang terus tumbuh sesuai dengan anggapan positif dunia atas stabilnya keamanan di Indonesia mendorong tumbuhnya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.