Rabu, April 14, 2021

Golkar Susul PKB Usung Gus Ipul di Pilkada Jatim

Belum Ada Terobosan Hukum Soal Kekerasan Seksual dari DPR

Jaringan Muda Melawan Kekerasan Seksual mendukung Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual masuk dalam pembahasan program legislasi nasional DPR RI tahun 2016. Dukungan itu dikarenakan...

KPK Minta Pansus Angket Tak Ributkan Soal Rumah Aman

Jakarta, 9/8 - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyatakan bahwa Panitia Khusus Hak Angket terkait tugas dan Wewenang KPK tidak...

Permintaan Maaf Presiden untuk Luruskan Sejarah

Aktivis Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) Ari Yurino menilai pengakuan dan permintaan maaf Presiden terhadap korban 65 sangat penting. Ini untuk meluruskan sejarah...

Audit Dulu Dana Subsidi Sebelum Naikkan Tarif Kereta

Habisnya masa kontrak subsidi public service obligation (PSO) dari pemerintah kepada PT Kereta Commuter Jabodetabek (PT KCJ) menyebabkan kenaikan tarif penumpang sebesar Rp 1.000...

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kanan). ANTARA FOTO/Moch Asim.

Surabaya, 19/8 – Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Jawa Timur menegaskan partainya akan menyusul PKB mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon gubernur pada pemilihan kepala daerah di provinsi itu.

“Setelah PKB, Insya Allah Golkar akan mengusung Gus Ipul di Pilkada Jatim,” ujar Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jatim Freddy Poernomo di sela pengembalian formulir pendaftaran Gus Ipul sebagai Bacagub di Sekretariat Golkar Jatim di Surabaya, Sabtu.

Namun, pihaknya mengaku tetap obyektif menjalankan mekanisme internal dengan memverifikasi seluruh kandidat yang mendaftar untuk selanjutnya diserahkan ke DPP.

“Seluruh nama yang masuk akan diproses dan diverifikasi tim Desk Pilkada, kemudian diserahkan ke pusat untuk diputuskan rekomendasi pasangan calon Gubernur Jatim periode 2019-2024,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Golkar Jatim Sahat Tua Simanjutak yang mengaku secara pribadi mendukung Gus Ipul dengan alasan sudah terbukti baik memimpin Jatim bersama Gubernur Jatim Soekarwo.

“Kalau sudah ada yang baik dan kondusif selama ini, kenapa harus ada yang baru?,” kata anggota DPRD Jatim tersebut.

Sementara itu, Gus Ipul sendiri mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada proses internal partai dan menghormati apapun keputusan Golkar.

“Saya tidak bisa menyampaikan yakin atau tidak didukung Golkar karena saya serahkan ke mekanisme internal. Yang pasti saya mendaftar juga dalam rangka mengajak bekerja bersama untuk melanjutkan Jatim lebih baik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, turut mendampingi Gus Ipul sejumlah pengurus DPW PKB Jatim, salah satunya pengurus sekaligus anggota FPKB DPRD Jatim Anik Maslacha.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Menolak lupa: Seputar Perjalanan Covid-19 di Indonesia

Tidak terasa kasus pandemi Covid-19 di Indonesia hampir berusia 1 tahun. Apabila kita ibaratkan sebagai manusia, tentu pada usia tersebut belum bisa berbuat banyak,...

Eren Yeager, Kesadaran dan Kebebasan

Pemberitahuan: esai ini terdapat cuplikan cerita Attack on Titan (AoT) episode 73. Pada musim akhir seri AoT, Eren Yeager tampil dengan kondisi mental yang jauh lebih...

Dibalik Kunjungan Paus Fransiskus ke Timur Tengah

  Tak dapat disangkal kekristenan bertumbuh dan berkembang dari Timur Tengah. Sebut saja, antara abad 1-3 masehi, kekristenan praktisnya berkembang pesat di sekitar wilayah Asia...

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Bagaimana Cara Mengatasi Limbah di Sekitar Lahan Pertanian?

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani. Pada bidang pertanian terutama pertanian konvensional terdapat banyak proses dari penanaman hingga pemanenan,...

ARTIKEL TERPOPULER

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Peranan Terbesar Manajemen Dalam Bisnis Perhotelan

Melihat fenomena sekarang ini mengenai bisnis pariwisata di Indonesia yang terus tumbuh sesuai dengan anggapan positif dunia atas stabilnya keamanan di Indonesia mendorong tumbuhnya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.