Kamis, Januari 21, 2021

Berburu Emas di Jakarta Fair Kemayoran

Basofi Sudirman, Mantan Gubernur Jawa Timur, Tutup Usia

Surabaya, 7/8 - Mantan Gubernur Jawa Timur Basofi Soedirman meninggal dunia di usia 77 tahun karena sakit di Rumah Sakit Medistra Jakarta hari Senin...

Beberapa Fraksi Inginkan Rapat Paripurna RUU Pemilu Ditunda

Jakarta, 20/7 - Sekretaris Fraksi Partai Hanura Dadang Rusdiana mengatakan tiga fraksi menginginkan Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan putusan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu ditunda...

Menristek Natsir Jelaskan Tujuan Klasterisasi Perguruan Tinggi

Jakarta, 22/8 - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan klasterisasi atau pengelompokkan perguruan tinggi bertujuan untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi. "Klasterisasi...

Izin Investasi di BKPM, Pengawasannya di Kementerian

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan setiap investor yang telah mendapatkan izin tidak mendapatkan pengawasan langsung dari lembaganya. Sebab, soal pengawasan izin secara teknis...
Redaksi
Redaksi

Ajang pameran terbesar, terlengkap, dan terlama se-Asia Tenggara menghadirkan ratusan stan yang menjajakan produk terbaiknya selama satu bulan penuh bahkan lebih. Di antara banyaknya stan yang menjual barang ataupun kuliner, ada satu stan khusus yang menjual perhiasan emas, yaitu stan UBS. Stan yang terletak di selasar Hall D ini menawarkan berbagai produk emas dengan kadar emas tertentu.

Stan UBS menjajakan produk perhiasan terbaiknya termasuk model terbaru yang belum   ada di pasaran. Berbagai jenis perhiasan tersedia lengkap seperti cincin, gelang, kalung, liontin,         anting, hingga emas batangan atau logam mulia. Selain jenis, ada ratusan motif perhiasan yang           bisa jadi pilihan sesuai selera masing-masing. Seluruh produknya dijual tergantung kandungan    kadar emasnya. Hanya di Jakarta Fair, para pengunjung bisa mendapatkan diskon sebesar    Rp10.000 – Rp 15.000 per-gram emasnya.

“Produk UBS memang khusus untuk fashion yang terbaru. Jadi semua barang itu diminati dari kalung, gelang, cincin, anting, liontin, juga LM (logam mulia). Apalagi sekarang harga LM       sedang turun,” ujar Pemilik Toko Emas Sinar Fajar, Neneng Murniasih mengenai produk emas       yang dicari pengunjung Jakarta Fair. Ia juga mengatakan stan UBS memberikan ongkos lebih        murah untuk pembelian logam mulai dibandingkan di toko.

Neneng mengatakan bahwa saat ini cincin model black diamond, black stone, pro italy   sedang tren. Perhiasan emas yang tersedia dijual tergantung kadar emasnya, untuk kadar 70%   dijual mulai Rp 470.000 – Rp 485.000 per gram, sedangkan untuk kadar 75% dijual mulai Rp          520.000 – Rp 535.000 per gram. Stan UBS menyediakan empat kadar emas, termasuk yang paling          tinggi kadar 99% yang dijual seharga Rp 700.000 per gram.

Menjelang penutupan Jakarta Fair Kemayoran 2018, stan UBS akan menyediakan katalog terbaru perhiasan untuk bulan Juli. Para pengunjung yang ingin mencari perhiasan dengan model terbaru bisa langsung berkunjung ke stan UBS. Sementara bagi para pengunjung yang ingin berinventasi dengan emas bisa membeli logam sekarang mumpung harganya sedang turun.

Setelah berbelanja, para pengunjung pun bisa menikmati sajian hiburan menarik di     penghujung Jakarta Fair. Masih ada penampilan barongsai, parade karnaval, konser musik, pesta    kembang api, dan nonton pertandingan piala dunia 2018 yang sayang untuk dilewatkan. Juga masih ada undian Grand Prize terakhir dengan hadiah motor dan mobil pada hari terakhir nanti.

Sehubungan dengan diadakannya Pilkada serentak yang diselenggarakan oleh pemerintah dan ditetapkannya pada Rabu (27/6) sebagai hari libur nasional, Jakarta Fair Kemayoran dibuka lebih awal pada hari tersebut. Pameran akan dibuka untuk umum pada pukul 12.00 WIB yang akan berlangsung hingga 22.00 WIB dengan harga tiket masuk yaitu Rp 30 ribu. Informasi           selengkapnya bisa diakses melalui aplikasi seluler atau www.jakartafair.co.id.

Redaksi
Redaksi
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Apa Itu Teo Demokrasi dan Nasionalisme?

Apa itu Konsep Teo Demokrasi? Teo demokrasi terdiri dari gabungan kata yaitu teologi yang berarti agama dan demokrasi yang terdiri dari kata demos berarti rakyat dan...

Menilik Superioritas Ras dalam Film Imperium

Film Imperium yang ditulis dan disutradarai oleh Daniel Ragussis adalah sebuah film thriller yang menampilkan usaha seorang karakter utama yang mencoba untuk “masuk” ke...

Pandangan Mochtar Lubis Terhadap Kemunafikan Manusia Indonesia

Pernyataan Mochtar Lubis dalam naskah pidato Manusia Indonesia (kemudian diterbitkan menjadi buku) sampai sekarang pidato ini masih relevan untuk dibahas, baik kalangan awam maupun...

Revolusi Mental Saat Pandemi

Vaksin Sinovac memang belum banyak terbukti secara klinis efektifitas dan efek sampingnya. Tercatat baru dua negara yang telah melakukan uji klinis vaksin ini, yakni...

Bencana Alam: Paradigma Ekologi dan Aktivisme

Ekologi sebagai kajian ilmiah tentang hubungan antara makhluk hidup dengan makhluk tidak hidup telah memberikan perspektif baru tentang sistem keterkaitan. Namun, sebagian besar pemerhati...

ARTIKEL TERPOPULER

Pandangan Mochtar Lubis Terhadap Kemunafikan Manusia Indonesia

Pernyataan Mochtar Lubis dalam naskah pidato Manusia Indonesia (kemudian diterbitkan menjadi buku) sampai sekarang pidato ini masih relevan untuk dibahas, baik kalangan awam maupun...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Bencana Alam: Paradigma Ekologi dan Aktivisme

Ekologi sebagai kajian ilmiah tentang hubungan antara makhluk hidup dengan makhluk tidak hidup telah memberikan perspektif baru tentang sistem keterkaitan. Namun, sebagian besar pemerhati...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Bagaimana Masa Depan Islam Mazhab Ciputat?

Sejak tahun 80-an Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jakarta dikenal "angker" oleh sebagian masyarakat, pasalnya mereka menduga IAIN Jakarta adalah sarangnya orang-orang Islam liberal,...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.