Banner Uhamka
Kamis, September 24, 2020
Banner Uhamka

Seleksi Komisioner KPK Sudah Masuk Tahap Dua

Murphy Oil Tinggalkan Indonesia

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengatakan keputusan Murphy Oil Corporation untuk keluar dari Indonesia karena perusahaan minyak dan...

Ini Kondisi Trotoar Wilayah Jakarta

Ketua Koalisi Pejalan Kaki Ahmad Syafrudin mengatakan, Jakarta Utara merupakan kota yang paling tidak ramah bagi pejalan kaki. Hal itu muncul setelah Koalisi Pejalan...

Sampah Koran Bekas Penuhi Masjid Usai Shalat Ied

Pemandangan sampah koran bekas menghiasi setiap masjid usai shalat Idul Fitri. Kesadaran jamaah untuk membuang sampah pada tempatnya masih sangat kurang. Padahal, di hari...

Bencana Kekeringan Meluas di Bogor

Bencana kekeringan semakin meluas di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, termasuk di aarel pertanian wilayah Kemang dan Rancabungur juga sudah terancam kekeringan. Musim kemarau lama,...

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Destry Damayanti (kedua kiri), bersama juru bicara Betti S Alisjabana (tengah) dan jajaran anggota pansel memaparkan nama calon pimpinan KPK yang lolos seleksi tahap I di Jakarta, Sabtu (4/7). Sebanyak 194 orang dari total 611 orang pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi calon pimpinan KPK. Pendaftar yang lolos selanjutnya akan mengikuti tes objektif dan pembuatan makalah pada 8 Juli 2015 mencari delapan nama untuk diserahkan kepada Presiden. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Destry Damayanti (kedua kiri), bersama juru bicara Betti S Alisjabana (tengah) dan jajaran anggota pansel memaparkan nama calon pimpinan KPK yang lolos seleksi tahap I di Jakarta, Sabtu (4/7). Sebanyak 194 orang dari total 611 orang pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi calon pimpinan KPK. Pendaftar yang lolos selanjutnya akan mengikuti tes objektif dan pembuatan makalah pada 8 Juli 2015 mencari delapan nama untuk diserahkan kepada Presiden. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Juru bicara panitia seleksi komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi Betti Alisjahbana mengungkapkan ada empat calon yang tidak hadir dalam seleksi tahap kedua.

“Tes seleksi calon pimpinan KPK 2015-2019 tahap kedua telah berlangsung dengan lancar kemarin. Dari 194 yang lolos seleksi tahap satu, yang hadir 190 orang,” kata Betti di Jakarta, Kamis siang tadi.

Para peserta seleksi mengikuti tes objektif berupa tes pilihan berganda dengan soal-soal seputar perundang-undangan yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi, undang-undang KPK, serta pengorganisasian lembaga KPK.

Tes dimulai pada pukul 10:00 sesuai rencana. Tes objektif berlangsung selama 90 menit. Usai istirahat, lanjut ke pembuatan makalah yang bertema Permasalahan Korupsi di Indonesia.

Makalah tersebut harus memuat sejumlah pokok gagagsan, yakni kondisi dan perkembangan korupsi serta penanggulangannya, tantangan KPK dan hubungannya dengan lembaga-lembaga/organisasi lain, serta strategi dan rencana aksi penanggulangan korupsi.

“Waktu pembuatan makalah tiga jam, dengan tulis tangan dan para peserta dilarang melihat referensi apapun. Peralatan yang disediakan hanya alat tulis dan kertas. Makalah dibatasi hanya maksimum 10 lembar,” katanya.

Makalah tersebut akan dibaca oleh para pakar independen yang terdiri dari akademisi, praktisi dan penggiat antikorupsi dalam waktu dua hari. “Setiap makalah dibaca oleh tiga orang. Dan setiap makalah kami hilangkan identitas penulisnya agar penilai makalah bisa objektif,” katanya.

Hasil penilaian juri dan masyarakat akan dibahas pada rapat pleno Sabtu yang akan datang.

“Nama-nama yang lolos tahap kedua ini akan diumumkan melalui konferensi pers pada 14 Juli dan iklan di Media pada 15 Juli 2015,” katanya. (Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Potret Seorang Feodal Tua sebagai Seniman Serba Bisa

Pada zaman dahulu kala, ketika revolusi tidak ada lagi, Goenawan Mohamad pernah mengibaratkan dirinya, dengan heroisme penyair muda, sebagai Malin Kundang. Tapi kini, Malin...

Menilik Komunikasi Publik Tokoh Politik

Komunikasi merupakan sarana yang memiliki signifikansi tinggi dalam mengkonstruksikan sebuah interaksi sosial. Hal ini dikarenakan melalui jalinan komunikasi, seseorang akan mengaktualisasikan suatu konsepsi diri...

Seharusnya Marx Menjadi PNS!

Duduk dan berbincang dengan teman-teman di warung kopi, tak lepas dengan sebatang rokok, saya bersama teman-teman lain kerap kali membicarakan dan mengolok-olok pelamar Calon...

Hubungan Hukum Agama dan Hukum Adat di Masa Kolonial

Dalam rangka memahami sistem sosial dan nilai-nilai yang berada di masyarakat, pemerintah Hindia Belanda memutuskan untuk mengangkat seseorang penasihat untuk membantu mereka dalam mengetahui...

Disiplin, Senjata Ampuh Melawan Corona

Sejak ditemukan penyakit Covid-19 yang diakibatkan oleh virus corona pada akhir tahun 2019, pandemi ini telah menembus angka 30 juta korban kasus positif di...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.