Rabu, Maret 3, 2021

Rasio Utang Pemerintah Picu Krisis Ekonomi 

Pertumbuhan Mobil Murah di Indonesia Meningkat

  Penjualan mobil murah ramah lingkungan  atau Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia meningkat sebesar 3,74 persen. Hal tersebut terungkap berdasarkan data dari situs...

Fosil Kayu Ulin Terpanjang Didunia Ada di Kaltim

Para ahli Geologi menemukan fosil kayu ulin sepanjang 25,8 meter di Desa Purwajaya, Kabupaten Kutai Kartanegara. Fosil ulin itu bisa menjadi fosil ulin terpanjang...

6 Ribu Izin Penanam Modal Asing Dicabut

Badan Koordinasi Penanaman Modal mencabut 6.351 izin prinsip penanaman modal asing periode 2000-2006. Pencabutan ini dilakukan terhadap sejumlah perusahaan yang telah habis masa berlakunya...

Pelaku Pelecehan Bebas, Ibu Korban Geram

Ibu korban pelecehan seksual di Pendidikan Anak Usia Dini Saint Monica Sunter, BL, mengaku sangat kecewa dengan keputusan hakim yang menjatuhkan vonis bebas terdakwa...

Ilustrasi utang pemerintah Indonesia ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/Asf/nz/15.
Ilustrasi utang pemerintah Indonesia/ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/Asf/nz/15.

Dalam membangun perekonomian nasional pemerintah masih bersandar pada biaya yang bersumber dari utang. Namun, sayangnya utang tersebut ternyata masih terlalu condong digunakan untuk sektor jasa. Akibatnya, pinjaman utang itu justru tak banyak membantu mempengaruhi peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Pengamat Ekonomi dari Indonesia Institute for Development of Economics and Finance, Eko Listiyanto, mengatakan memang rasio utang Indonesia masih terbilang kecil. Hingga Mei 2015, jumlahnya mencapai Rp 2.843,25 triliun atau 25% dari Produk Domestik Bruto.

“Tapi, jika melihat komponen penyusun utang saat ini, peruntukannya masih condong dilarikan ke sektor jasa. Ini akan berbahaya, sebab memiliki risiko terjadi krisis ekonomi,” kata Eko di Jakarta, Jumat (10/7).

Dia menjelaskan, negara yang memiliki rasio utang seperti Indonesia dan pola penggunaan utang tersebut tidak tepat sasaran, maka ketika terjadi guncangan ekonomi global dampaknya akan begitu terasa. Bukan tidak mungkin negara tersebut akan menyusul mengalami krisis ekonomi serupa.

“Jika ada guncangan (krisis), maka perekonomian kita tidak akan sekuat utang yang berkontribusi dari sektor riil atau tradable seperti pertanian, industri dan lainnya,” tutur Eko.

Lebih lanjut, dia mengatakan, bila sampai terjadi krisis ekonomi, maka nantinya masyarakat kelas menengah dan kelas bawahlah yang akan semakin tertekan. Sebab, laju pendapatan masyarakat di kelas-kelas tersebut tidak secepat laju pendapatan masyarakat kelas atas.

“Laju pendapatan orang super kaya dan orang kaya di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan laju pendapatan masyarakat kelas menengah dan bawah. Kondisi ini membuat masyarakat kelas menengah ke bawah akan semakin tertekan jika terjadi guncangan ekonomi,” ujarnya.

Namun, kata Eko, rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto yang mencapai 25% bukan berarti kondisinya masih sehat. Pemerintah justru harus berhati-hati terhadap rasio utang ini, jika tidak maka jumlahnya bisa terus meningkat. Dan tentunya akan semakin memberatkan perekonomian nasional nantinya.

“Dengan kondisi seperti ini, utang 25 persen dari PDB bukan berarti sehat dan kita tenang saja. Seiring melemahnya ekonomi Cina dan krisis Yunani kita justru harus lebih waspada,” katanya.

Karena itu, menurutnya, agar rasio utang lebih bermanfaat bagi perekonomian nasional, pemerintah sebaiknya menggunakan pinjaman utang tersebut untuk memperkuat perekonomian domestik. Penggunaannya supaya dialihkan untuk pengembangan dan peningkatan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertanian.

“Hingga saat ini, masih banyak sektor UMKM dan pertanian yang belum tersentuh kebijakan pemerintah,” kata Eko. [*]

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Artijo dan Nurhadi di Mahkamah Agung

In Memoriam Artijo Alkostar Di Mahkamah Agung (MA) ada dua tokoh terkenal. Artijo Alkostar, Hakim Agung di Kamar Pidana dan Nurhadi, Sekjen MA. Dua tokoh MA...

Gangguan Jiwa Skizofrenia

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan social sehingga individu tersebut menyadari kemampuan diri sendiri. Dapat mengatasi tekanan,...

Mencermati Inflasi Menjelang Ramadhan

Beberapa pekan lagi, Bulan Ramadhan akan tiba. Bulan yang ditunggu-tunggu sebagian umat muslim ini adalah bulan yang istimewa karena masyarakat muslim berusaha berlomba-lomba dalam...

Kasus Khashoggi Makin Mendunia

Hari ini, 1 Maret 2021, Biden mau umumkan resmi di Washington keterlibatan MBS dalam pembunuhan Kashoggi. Menarik. KAS pasti meradang. Ini konflik pertama, yg sulit...

Jujur Itu Hebat, Artidjo Personifikasi dari Semua Itu

Satu demi satu orang tumbang dibekap covid, penyakit lain atau karena usia. Pagi ini saya kembali dikejutkan oleh berpulangnya Artidjo Alkostar, kawan lama yang...

ARTIKEL TERPOPULER

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.