Jumat, Februari 26, 2021

PMI Buka Pelayanan Kesehatan di 193 Jalur Mudik

Pengunjung Taman Pintar Melebihi Kapasitas

Wahana wisata dan pendidikan Taman Pintar di Yogyakarta ramai pengunjung di musim liburan ini. Rata-rata setiap hari ada 6.000 wisatawan sejak Sabtu lalu. "Jumlah wisatawan...

Penumpang Kereta Naik 27 Persen

Penumpang kereta api meningkat sekitar 27 persen setiap tahun sejak perbaikan sistem penjualan tiket dan pelayanan kereta yang lebih nyaman, kata seorang pejabat PT...

Pilpres Diusulkan Gunakan Sistem Electoral Vote

Dewan Perwakilan Rakyat mengusulkan pelaksanaan Pemilihan Presiden pada masa yang akan datang depan supaya menggunakan sistem electoral vote atau sistem perwakilan di parlemen. Pasalnya,...

Sebanyak 51 Perusahaan Melanggar Aturan THR

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 51 perusahaan melakukan pelanggaran terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2015 kepada pekerja. “Catatan ini didapat dari posko THR Kemnaker....

Ilustrasi: Suasana mudik di pantai utara/ANTARA
Ilustrasi suasana mudik di pantai utara/ANTARA


Palang Merah Indonesia membuka pos pelayanan kesehatan di 193 titik jalur mudik. Pos pelayanan tersebut dibangun guna mengurangi angka kecelakaan saat mudik Lebaran.

Menurut Pelaksana Harian Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita pada Kamis (9/7) di Jakarta, pos pelayanan kesehatan dan ambulans tersebut akan mulai disiagakan H-7 hingga H+7 Lebaran 2015.

Lebih lanjut, Ginandjar juga mengatakan, pos pelayanan kesehatan ini akan melibatkan beberapa personal kesehatan seperti dokter, perawat hingga sukarelawan yang jumlahnya mencapai 5.625 orang. Dalam hal ini, mereka akan membantu melakukan pertolongan pertama pada kasus kecelakaan darurat, konseling kesehatan, promosi kesehatan, hingga sosialisasi keselamatan di jalan raya.

Namun sayang, posko pelayanan tersebut hanya tersebar di pulau Jawa, yakni di titik jalur mudik dari Banten hingga Jawa Tengah. Titik jalur mudik tersebut di antaranya beroperasi di Pelabuhan Merak-Bakauheni, exit pintu Tol Cikampek, pintu Tol Cipali, serta sejumlah titik stasiun dan terminal keberangkatan pemudik yang menggunakan kereta api dan bus, seperti stasiun Gambir, Kota, Terminal Pulo Gadung dan Kampung Rambutan.

Mengenai tingkat angka kecelakaan arus mudik Lebaran, data resmi yang dikeluarkan Mabes Polri menyebutkan bahwa angka kecelakaan pada arus mudik Lebaran pada 2014 mencapai 3.869 kasus dan hampir 70% kasus kecelakaan tersebut melibatkan pengguna sepeda motor.

Sementara, ada beberapa hal yang menjadi faktor terjadinya kecelakaan pada arus mudik Lebaran. Menurut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis (9/7), faktor manusia adalah faktor yang paling rawan menyebabkan kecelakaan. Menurutnya, hal tersebut dapat terjadi karena ketidakdisiplinan para pengendara.

Kondisi topografi Indonesia yang bergunung dan berlembah juga dikatakan sebagai salah satu faktor penyebab kecelakaan. Selain itu, Badrodin juga menambahkan, faktor kelayakan kendaraan seperti kelayakan ban, rem navigasi, serta kelayakan jalan di jalur mudik juga menjadi faktor penyebab kecelakaan. [*]

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Berpegangan Tangan dengan Leluhur

Oleh: Arlita Dea Indrianty, SMAN 36 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Bicara tentang Indonesia tidak akan membawa seseorang pada titik...

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Menilik Pencekalan Panglima Gatot

Insiden diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia terjadi hari Sabtu lalu, (21/10/2017) di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kejadiannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.