Banner Uhamka
Sabtu, September 19, 2020
Banner Uhamka

Pemerintah Targetkan Pergerakan Wisatawan Nusantara Capai 255 Juta

Kuba dan AS Resmi Buka Kedubes

Hari ini, Kuba dan Amerika Serikat secara resmi membuka kembali hubungan diplomatik, ditandai dengan pembukaan kembali kedutaan besar di kedua negara, sebagai langkah kuat...

Hari ini, Puncak Arus Balik di Bakauheni

General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Tomy L Kaunang memperkirakan arus balik pemudik melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung menuju Merak Banten diperkirakan...

Hillary Dipastikan Menang

Mantan presiden AS Bill Clinton dan sejumlah sosok lain Amerika Serikat diperkirakan tidak mampu menyaingi Hillary Clinton dalam penyaringan calon presiden dari Partai Demokrat. Berbeda...

1.050 Penumpang Lebaran di Laut

Sekitar 1.050 penumpang yang bertolak dari Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, harus menjalani Lebaran di laut karena lamanya perjalanan kapal yang membawa mereka ke Semarang...

Ilustrasi: Perahu nelayan melintas di kawasan Pulau Labengki, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Minggu (31/5). Pulau Labengki salah satu pulau di Konawe Utara yang memiliki keindahan alam dan wisata bawah laut yang masih alami. ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto
Ilustrasi: Perahu nelayan melintas di kawasan Pulau Labengki, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Minggu (31/5). Pulau Labengki salah satu pulau di Konawe Utara yang memiliki keindahan alam dan wisata bawah laut yang masih alami. ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menargetkan pergerakan wisatawan nusantara atau dalam negeri mencapai 255 juta pada tahun ini. Karenanya, pemerintah gencar melakukan promosi-promosi tempat  pariwisata yang menjadi pesona Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, mengatakan agar pesona Indonesia lebih dikenal luas wisatawan khususnya domestik, pihaknya terus melakukan promosi melalui sejumlah kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata di Indonesia.

“Kami terus menggenjot melalui puluhan festival daerah, festival kuliner, pameran wisata, dan promosi media massa maupun promosi media ruang secara kesinambungan. Upaya sudah semaksimal mungkin kami lakukan untuk mengejar target itu,” kata Esthy melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (14/7).

Adapun bentuk promosi yang dilakukan melalui cara demikian, kata dia, di antaranya Festival Danau Sentani, lomba kuliner Makassar, Tour de Ijen, ICMITM Surabaya, Fetival Tambora, BBTF, Festival Sriwijaya, Solo Batik Carnival dan banyak lainnya.

Dia menjelaskan, pemerintah juga tidak luput mempromosikan wisata bahari dan kuliner. Sebab, potensi wisata pada kedua sektor tersebut memiliki potensi yang cukup besar. Banyak destinasi wisata bahari yang menarik yang dapat dikunjungi, serta banyaknya makanan kuliner yang menjadi khas dari wilayah-wilayah yang ada di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang memiliki laut lebih luas dari daratan, tentunya mempunyai potensi wisata bahari yang sangat besar, sebab itu perlu promosi yang berkesinambungan dan tepat sasaran. Selain itu, keragaman kuliner dari Sabang hingga Merauke merupakan daya tarik yang kuat menarik wisatawan.

“Hal inilah yang perlu lebih banyak perlu dipromosikan secara maksimal. Tiap daerah memiliki ciri khas kuliner yang berbeda, unik dan menarik,” ujarnya. [*]

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Madilog Sekali Lagi

Gerakan modernisasi dan perkembangan teknologi terjadi begitu cepatnya saat ini, memunculkan berbagai dampak, baik positif maupun yang negatif, mulai dari dampak yang terlihat maupun...

Harmonisasi Agama, Negara dan Dakwah (I)

Agama (Islam) mengakui eksistensi ‘kabilah’, kaum, suku dan bangsa untuk saling mengenal dan bekerjasama demi kemanusiaan dan peradaban (surah al-Hujurat 9:13). Islam menekankan pentingnya semangat/cinta...

Solusi Bersama untuk PJJ

Gebrakan dari Mas Manteri Nadiem Makarim di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam memerdekan pendidikan di Indonesia patut diacungkan jempol. Berbagai konsep pendidikan seperti...

Kita Lengah Karena Syariatisasi Ternyata Masih Berjalan

Kebijakan Bupati Gowa yang akan memecat ASN (Aparatus Sipil Negara) yang bekerja di lingkungannya yang buta aksara al-Qur’an membuat kita sadar jika syariatisasi di...

Sepak Bola, Cara Gus Dur Menyederhanakan Politik

Tahun 1998 adalah masa pertama penulis mulai gemar menonton sepak bola. Kala itu, bersamaan dengan momentum Piala Dunia (World Cup) di Prancis. Ketika opening...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.