Jumat, Februari 26, 2021

Kepala BIN Berjanji Akan Libatkan Partisipasi Warga

57% Sinetron Indonesia Mengandung Pornografi

Kepala Pusat Penyuluhan Sosial Kementerian Sosial, Tati Nugrahati mengatakan 57% produk sinetron Indonesia mengandung pornografi. “Selain dari sinetron, sebanyak 23% komik mengandung konten pornografi,”...

Jokowi Mendadak ke Kupang, Ribuan Tentara Disiagakan

Sebanyak 1.300 pasukan gabungan keamanan disiagakan untuk mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kupang sore ini. "Ini memang kunjungan kerja dadakan, namun kami akan selalu...

Puluhan Kecamatan di Jember Diguyur Abu Gunung Raung

Sebaran abu vulkanis Gunung Raung mengguyur 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Aktivitas warga di daerah tersebut terganggu. "Hampir seluruh kecamatan di Jember diguyur...

Israel Anggap Kesepakatan Nuklir Iran sebagai Bencana

Kesepakatan yang dicapai antara Iran dan enam negara besar dunia di Wina pada Selasa kemarin dipandang sebagai bencana dan kegagalan kebijakan luar negeri Israel...

Kepala BIN Sutiyoso mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/7)/ANTARA
Kepala BIN Sutiyoso mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/7)/ANTARA

Kepala Badan Intelijen Negara Letjen (Purn) Sutiyoso menegaskan akan memperkuat kemampuan intelijen antara lain mendorong kerja intelijen semakin profesional dan tangguh.

“Pastinya dalam waktu dekat saya akan melihat BIN seperti apa, baik itu struktur organisasinya, baik itu sumber daya manusianya, maupun perlengkapan yang dimiliki,” katanya setelah dilantik presiden di Istana Negara Jakarta, Rabu siang tadi.

Ia mengatakan apa yang sudah dicapai organisasi itu saat dipimpin oleh kepala BIN sebelumnya akan dilanjutkan dan dikembangkan.

“Apa yang telah dirintis oleh Pak Marciano akan saya lanjutkan. Pastinya sasaran kita ke depan akan membangun intelijen yang tangguh dan profesional. Jadi, ke depan banyak sekali pekerjaan yang menghadang kita,” katanya.

“Pekerjaan intelijen itu memerlukan banyak sekali informasi dari berbagai sumber, karena itu nanti ke depan BIN akan lebih terbuka. Artinya, akan memberikan peluang kepada masyarakat untuk memberikan informasi apa saja, berpartisipasi yang ada kaitannya dengan keamanan negara.”

Sutiyoso mengatakan tantangan ke depan sangat beragam, salah satu prioritas yang akan dilakukannya adalah menambah jumlah personel BIN sehingga dapat melakukan tugas lebih baik. (Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

Asesmen dan Metode Wawancara dalam Psikologi Klinis

Seperti yang kita tahu, bahwa psikologi merupakan sesuatu yang sangat identik dengan kehidupan manusia, karena psikologi berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Psikologi yang kurang baik...

Kajian Anak Muda Perspektif Indonesia

Sejak awal, perkembangan kajian anak muda dalam perspektif Indonesia telah menjadi agenda penting dan strategis. Sebagai bidang penelitian yang relatif baru, tidak dapat dipungkiri...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Menilik Pencekalan Panglima Gatot

Insiden diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia terjadi hari Sabtu lalu, (21/10/2017) di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kejadiannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.