Rabu, April 14, 2021

H-4 Lebaran, Jumlah Penerbangan di Soekarno Hatta Turun

Pemanggilan Ahok akan Menyelesaikan Kasus UPS

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendukung langkah Bareskrim memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk dimintai keterangan terkait kasus pengadaan uninterruptible...

PT Pelni Sampit Tutup Penjualan Tiket

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menutup penjualan tiket kapal laut untuk tujuan Semarang dan Surabaya karena sudah...

Terminal Terpadu Merak Mulai Ramai

Pemudik lebaran pada H-8 atau Jumat melalui Terminal Terpadu Merak mulai ramai untuk menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. "Kemungkinan pemudik malam ini akan terjadi lonjakan,"...

Bantuan Rumah Bagi PNS Mulai Terlaksana di Daerah

Program pemberian rumah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah menjangkau di tingkat daerah. Seperti di Pemerintah Kota Palembang, PT. Bank Tabungan Negara (BTN) menyiapkan...

Ilustrasi: Suasana kepadatan calon penumpang pesawat di terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ilustrasi: Suasana kepadatan calon penumpang pesawat di terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Jumlah penerbangan di Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten, pada H-4 jelang lebaran tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu pada hari yang sama.

Berdasarkan data di posko mudik Bandara Soekarno – Hatta pada H-4 hari ini, untuk keberangkatan ada 451 penerbangan dengan 71.609 penumpang. Sementara untuk tahun 2014, ada 457 penerbangan dengan 74.010 penumpang.

Pada tahun lalu dengan waktu yang sama, ada 19 penerbangan tambahan dengan total 3.210 penumpang.

“Sementara untuk tahun ini, pada H-4 tak ada tambahan penerbangan,” kata Senior General Manager Bandara Soekarno – Hatta, Zulfahmi di Tangerang, Selasa.

Bila dipersentase, untuk keberangkatan arus mudik pada H-4 dibandingkan tahun lalu, pada tahun ini turun 1,31 persen untuk penerbangan atau 3,24 persen untuk penumpang.

Penurunan pun terjadi pada kategori kedatangan. Tercatat ada 435 penerbangan dengan total 58.581 penumpang.

Sedangkan pada tahun lalu, ada 467 kedatangan dengan 57.407 penumpang. Bahkan, ada tambahan 23 penerbangan dengan total 2.929 penumpang.

Data tersebut dirilis oleh posko angkutan mudik lebaran 2015 Bandara Soekarno – Hatta, pada pukul 00.00 WIB.

Hari ini, kepadatan di Bandara Soekarno – Hatta tidak begitu terlalu terlihat. Penumpang banyak yang melakukan perjalanan pada dan sore hari. Walaupun demikian, kepolisian masih terus berjaga di setiap sudut terminal dan beberapa ruas jalan dalam mengantisipasi kemacetan.

Head Of Corporate Secretary and Legal Bandara Soekarno – Hatta, Agus Haryadi, sebelumnya mengatakan, puncak arus mudik di Bandara Soekarno – Hatta, diperkirakan terjadi pada H-2.

Pergerakan penumpang pada H-2 diprediksi mencapai 193.74 orang. Sementara itu, untuk arus balik lebaran tahun ini, puncaknya akan terjadi pada H+5 dengan pergerakan 197.701 orang.

Adapun pergerakan penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada H-7 hingga H+7 tahun ini diperkirakan mencapai 2,718 juta orang atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan dengan realisasi pada periode sama tahun lalu yakni 2,663 juta orang. (Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Menolak lupa: Seputar Perjalanan Covid-19 di Indonesia

Tidak terasa kasus pandemi Covid-19 di Indonesia hampir berusia 1 tahun. Apabila kita ibaratkan sebagai manusia, tentu pada usia tersebut belum bisa berbuat banyak,...

Eren Yeager, Kesadaran dan Kebebasan

Pemberitahuan: esai ini terdapat cuplikan cerita Attack on Titan (AoT) episode 73. Pada musim akhir seri AoT, Eren Yeager tampil dengan kondisi mental yang jauh lebih...

Dibalik Kunjungan Paus Fransiskus ke Timur Tengah

  Tak dapat disangkal kekristenan bertumbuh dan berkembang dari Timur Tengah. Sebut saja, antara abad 1-3 masehi, kekristenan praktisnya berkembang pesat di sekitar wilayah Asia...

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Bagaimana Cara Mengatasi Limbah di Sekitar Lahan Pertanian?

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani. Pada bidang pertanian terutama pertanian konvensional terdapat banyak proses dari penanaman hingga pemanenan,...

ARTIKEL TERPOPULER

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Peranan Terbesar Manajemen Dalam Bisnis Perhotelan

Melihat fenomena sekarang ini mengenai bisnis pariwisata di Indonesia yang terus tumbuh sesuai dengan anggapan positif dunia atas stabilnya keamanan di Indonesia mendorong tumbuhnya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.