Rabu, Desember 2, 2020

Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Perlu Investasi di Sektor Ini

Pemerintah Ambil Alih Proyek Pembangunan LRT

Pemerintah pusat akan mengambil alih proyek pembangunan infrastruktur Light Rail Transport (LRT) di Jabodetabek. Sebab, saat ini proyek tersebut masih terkendala beberapa problem. Karena...

Keterbukaan Informasi Publik Diminta Masuk Kurikulum

Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Abdulhamid Dipopramono mendorong materi keterbukaan informasi publik masuk ke dalam kurikulum sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia. Abdulhamid telah mengirim...

Pilkada Timor Tengah Utara Terancam Ditunda

Fidelis Olin, juru bicara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Timor Tengah Utara menyatakan, Pemilihan Kepala Daerah terancam ditunda pada 2017 karena hanya ada satu pasangan...

Investor Tak Tertarik Proyek Energi Terbarukan Karena Izin Lama

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Nasional Demokrat Kurtubi mengatakan, regulasi soal insentif pembangkit listrik ramah lingkungan sudah ada, akan tetapi para investor belum...

Ilustrasi: Pekerja memanen ikan lele di tambak air tawar Desa Eretan Wetan, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (7/6). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Ilustrasi pekerja memanen ikan lele di tambak air tawar Desa Eretan Wetan, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (7/6)/ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Melambatnya pertumbuhan ekonomi menyebabkan kinerja berbagai sektor usaha mengalami penurunan cukup drastis. Hal tersebut berimplikasi pada terjadinya pemutusan hubungan kerja di berbagai sektor usaha.

Direktur Eksekutif Indonesia Institute for Development of Economics and Finance, Enny Sri Hartati, mengatakan adanya pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan tentunya akan menambah jumlah pengangguran di Indonesia. Karena itu, kondisi demikian perlu diperhatikam oleh pemerintah.

“Ini seharusnya menjadi cambuk bagi pemerintah agar segera mencari solusinya. Meningkatkan investasi di sektor riil merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru,” kata Eny di Jakarta, Jumat (10/7).

Menurut dia, investasi di sektor riil seperti pertanian dan industri memiliki potensi besar menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Terlebih dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, kedua sektor tersebut merupakan yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Rinciannya terdiri atas sektor pertanian menyerap tenaga kerja sebanyak 39,5 juta orang. Sementara sektor industri terutama manufaktur 15,4 juta orang.

“Namun, jika pemerintah tidak memiliki kebijakan yang solutif, maka bukan tidak mungkin pemutusan hubungan kerja masih akan terus berlanjut. Apalagi tren ekonomi saat ini juga belum menujukkan adanya perbaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Enny mengatakan, kebijakan tersebut tentunya juga perlu didukung kondisi iklim investasi yang sehat dan kondusif. Pemerintah supaya menjaga iklim investasi tersebut agar investor tertarik untuk menanamkan modal dan menyimpan dananya di dalam negeri.

Merespon pertumbuhan ekonomi tahun ini, Enny memprediksi, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2015 akan mencapai 5,2% hingga 5,3%. Laju tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan target pertumbuhan ekonomi pemerintah yang ditetapkan sebesar 5,4%.

“Pemerintah jangan hanya sekadar mengejar target pertumbuhan ekonomi. Namun, juga perlu menyikapi target tersebut harus diikuti target lainnya yakni menurunkan angka pengangguran. Karena itu, perlu restrukturisasi lagi pada politik anggarannya, agar anggaran dan investasi lebih diarahkan ke sektor yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” tuturnya. [*]

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Mengapa RUU Minol Harus Disahkan

Pada zaman yang serba modern seperti sekarang ini apa saja dapat dilakukan dan didapatkan dengan mudah karena teknologi sudah semakin canggih. Dahulu untuk mendapatkan...

Pay It Forward Merespon Dampak Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Pay It Forward Pay It Forward merupakan sebuah film asal Amerika Serikat yang sarat pesan moral. Film ini dirilis pada tahun 2000, yang...

Senyum Ekonomi di Tengah Pandemi

Pandemi tak selamanya menyuguhkan berita sedih. Setidaknya, itulah yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Berita apa itu? Sri Mulyani, menyatakan, kondisi ekonomi Indonesia tidak terlalu...

Dubes Wahid dan Jejak Praktek Oksidentalisme Diplomat Indonesia

Pada 5 Oktober 2000 di Canberra dalam forum Australian Political Science Association, pakar teori HI terkemuka Inggris, Prof. Steve Smith berpidato dengan judul, “The...

Gejala ‌Depresi‌ ‌Selama‌ ‌Pandemi‌ ‌Hingga‌ ‌Risiko‌ Bunuh Diri

Kesehatan mental seringkali diabaikan dan tidak menjadi prioritas utama seseorang dalam memperhatikan hal yang di rasakannya. sementara, pada kenyataannya kesehatan mental sangat mempengaruhi banyak...

ARTIKEL TERPOPULER

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.