Rabu, Desember 2, 2020

Bagaimana Kasus Perkosaan Terjadi Dalam Pernikahan

Kereta Api Matarmaja Anjlok Karena Rel Retak

Kereta Api Matarmaja Lebaran jurusan Jakarta-Malang anjlok di dekat Stasiun Wlingi, Kabupaten Blitar pada Minggu (12/7). Akibatnya, sebanyak empat perjalanan kereta api lainnya terganggu,...

Inggris Akan Gelar Referendum Keanggotaan Uni Eropa

Perdana Menteri Inggris David Cameron bermaksud mengadakan referendum tentang keanggotaan negara itu di Uni Eropa sekitar Juni 2016, menurut harian Independen, Minggu hari ini. "The...

Yunani Krisis, Industri Keuangan Gelisah

Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan pelaku industri keuangan untuk mewaspadai dampak dari krisis Yunani karena tidak dapat diprediksi hingga kapan akan berlangsung. "Ini kan dampaknya global,...

Cegah Pungli, Angkutan Penyeberangan Butuh Organisasi

Asisten Pemerintahan Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu, Eko Suroyo mengimbau para pemilik dan pegawai kapal penyeberangan segera membentuk organisasi khusus. Hal ini untuk menghindari pungutan...

Ilustrasi: Anggota kelompok aktivis perempuan Sumut, menari ketika melakukan aksi "Stop kekerasan seksual terhadap perempuan" di Medan, Sumatera Utara. Mereka menyerukan kepada seluruh masyarakat, bersama menciptakan rasa aman bagi perempuan dan anak dimanapun berada/ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Ilustrasi: Anggota kelompok aktivis perempuan Sumut, menari ketika melakukan aksi “Stop kekerasan seksual terhadap perempuan” di Medan, Sumatera Utara. Mereka menyerukan kepada seluruh masyarakat, bersama menciptakan rasa aman bagi perempuan dan anak dimanapun berada/ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Kasus perkosaan dalam pernikahan terjadi di Denpasar, Bali. Pengadilan Negeri Denpasar akhirnya memenjarakan suami pelaku pemerkosaan dalam pernikahan dengan masa kurungan 5 bulan karena telah memaksa istrinya untuk melakukan hubungan seks dalam keadaan sakit. Kasus yang sama juga terjadi di Jawa Timur pada tahun 2012, ketika seorang suami yang memaksa istrinya untuk melakukan hungan seksual di hutan yang akhirnya dipenjara selama 15 bulan.

Perkosaan dalam pernikahan menurut Komnas Perempuan yakni pemaksaan untuk berhubungan seksual tanpa adanya kesepakatan dari kedua belah pihak. Selama kasus perkosaan dalam pernikahan terjadi di Indonesia, jarang sekali korban yang melaporkannya ke pihak berwenang. Padahal, pemaksaan seksual termasuk ke dalam tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hal ini juga sudah diatur dalam Undang Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Selain itu, hasil riset dari Women Crisis Center Cahaya Perempuan Bengkulu juga mengungkapkan, perkosaan dalam pernikahan sangat berpengaruh kepada tingginya kehamilan yang tidak diinginkan, kekerasan dalam rumah tangga serta aborsi.

Laporan dari Australian Consortium For In Country Indonesian Studies pada 2013 juga mencatat, kasus aborsi di Indonesia terjadi sebanyak 43% aborsi per 100 kelahiran hidup. Dari hasil penelitian itu juga menunjukan, bahwa praktik aborsi dilakukan paling banyak oleh perempuan di perkotaan sebanyak 78% dan perempuan di pedesaan sebanyak 40%.

Adapun, penyebab perkosaan dalam pernikahan terjadi karena pemahaman perempuan terhadap perkosaan dalam pernikahan yang masih minim.  Menurut direktur WCC Cahaya Perempuan Bengkulu, Tety Sumeri pada Jumat (17/4), banyak perempuan dalam kondisi ini tidak memahami jika mereka sudah menjadi korban pemerkosaan dalam rumah tangga.

Sementara, data dari laman resmi Komnas Perempuan juga menyebutkan, pemahaman yang berkembang dalam hubungan rumah tangga selama ini adalah hubungan seksual yang merupakan kewajiban seorang istri. Maka dari itu, istri tidak bisa menolak ketika suami meminta untuk berhubungan seksual dalam keadaan dan cara apapun. Pemahaman tersebut juga dinilai diakibatkan oleh budaya dan interpretasi agama yang menempatkan perempuan hanya dalam fungsi reproduksinya. [*]

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Mengapa RUU Minol Harus Disahkan

Pada zaman yang serba modern seperti sekarang ini apa saja dapat dilakukan dan didapatkan dengan mudah karena teknologi sudah semakin canggih. Dahulu untuk mendapatkan...

Pay It Forward Merespon Dampak Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Pay It Forward Pay It Forward merupakan sebuah film asal Amerika Serikat yang sarat pesan moral. Film ini dirilis pada tahun 2000, yang...

Senyum Ekonomi di Tengah Pandemi

Pandemi tak selamanya menyuguhkan berita sedih. Setidaknya, itulah yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Berita apa itu? Sri Mulyani, menyatakan, kondisi ekonomi Indonesia tidak terlalu...

Dubes Wahid dan Jejak Praktek Oksidentalisme Diplomat Indonesia

Pada 5 Oktober 2000 di Canberra dalam forum Australian Political Science Association, pakar teori HI terkemuka Inggris, Prof. Steve Smith berpidato dengan judul, “The...

Gejala ‌Depresi‌ ‌Selama‌ ‌Pandemi‌ ‌Hingga‌ ‌Risiko‌ Bunuh Diri

Kesehatan mental seringkali diabaikan dan tidak menjadi prioritas utama seseorang dalam memperhatikan hal yang di rasakannya. sementara, pada kenyataannya kesehatan mental sangat mempengaruhi banyak...

ARTIKEL TERPOPULER

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.